- 127 Kasus Kejahatan Jalanan 3C di Wilkum Polda Metro Berhasil Diungkap, 173 Pelaku Ditangkap
- PRSI Babel Sukses Ramaikan Festival Semarak Ekraf Lewat Bangka Robotic Competition 2026
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
- Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg di Koperasi Merah Putih Ciakar, Tangerang Banten
- Belum Ada Kepastian, PT Aditya Laksana Sejahtera Minta OJK Perjelas Jadwal Mediasi
- Menteri Maman: SAPA UMKM Ubah Data Statis Jadi Kebijakan Tepat Sasaran
- Pemerintah Siapkan Regulasi DHE dan Ekspor CPO Jelang Berlaku 1 Juni 2026
- UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
Belasan Arloji Senilai Milyaran Rupiah yang Dirampok dari Toko di PIK 2 Berhasil Diamankan, Pelaku Utama Didor Polisi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengamankan barang bukti berupa 18 arloji atau jam tangan merek terkenal dalam pengungkapan kasus perampokan yang terjadi di toko aksesoris di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kota Tangerang, pada Sabtu (8/6/2024) lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya menjelaskan, barang bukti belasan arloji mewah yang ditaksir senilai Rp 12 miliar lebih itu diamankan dari penangkapan pelaku utama dan para penadah.
Disebutkan, pelaku utama perampokan adalah pria berinisial HK (32), sedangkan para penadah barang hasil kejahatan yakni masing-masing inisial MAH, DK dan TFZ.
Baca Lainnya :
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
"Awalnya HK ditangkap di sebuah hotel di Cipanas, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (11/6/2024). Kemudian dilakukan proses pengembangan dengan mengejar para penadah," kata Wira Satya, dalam konferensi pers di ruang Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jum'at (14/6/2024).
Wira menerangkan, penadah inisial MAH disuruh oleh pelaku HK untuk menjual beberapa arloji mewah tersebut. Selain MAH, pelaku juga melibatkan penadah lainnya yakni DK (19) dan TFZ (22).
"MAH merupakan adik ipar HK. DK dan TFZ adalah teman HK. Kepada 3 orang (penadah) itu, (HK minta) untuk dibantu dijualkan, tetapi memang belum ada yang terjual," terang Wira.
Dalam kasus ini, selain mengamankan barang bukti, polisi juga menghadiahi pelaku HK dengan timah panas alias ditembak pada bagian kaki sebelah kiri.
"Saat mengejar penadah di jalan, HK melakukan perlawanan, sehingga kita lakukan tindakan tegas," tandas Wira.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menambahkan, ketiga penadah dibekuk di kawasan Jawa Barat. Ketiganya saling kenal dengan HK yang merupakan pelaku utama perampokan.
"Diamankan di tempat yang berbeda di Jawa Barat. Saling kenal semua, pekerjaan tersangka HK sehari-harinya adalah pengangguran," ungkap Ary.
Atas perbuatannya, pelaku HK ditetapkan sebagai tersangka Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Kekerasan (curas) dan terancam hukuman maksimal pidana penjara sembilan tahun. Sementara terhadap 3 penadah, dipersangkakan pasal 480 KUHP, dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.(*/Anton)



.jpg)











