- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Belasan Arloji Senilai Milyaran Rupiah yang Dirampok dari Toko di PIK 2 Berhasil Diamankan, Pelaku Utama Didor Polisi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengamankan barang bukti berupa 18 arloji atau jam tangan merek terkenal dalam pengungkapan kasus perampokan yang terjadi di toko aksesoris di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kota Tangerang, pada Sabtu (8/6/2024) lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya menjelaskan, barang bukti belasan arloji mewah yang ditaksir senilai Rp 12 miliar lebih itu diamankan dari penangkapan pelaku utama dan para penadah.
Disebutkan, pelaku utama perampokan adalah pria berinisial HK (32), sedangkan para penadah barang hasil kejahatan yakni masing-masing inisial MAH, DK dan TFZ.
Baca Lainnya :
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
"Awalnya HK ditangkap di sebuah hotel di Cipanas, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (11/6/2024). Kemudian dilakukan proses pengembangan dengan mengejar para penadah," kata Wira Satya, dalam konferensi pers di ruang Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jum'at (14/6/2024).
Wira menerangkan, penadah inisial MAH disuruh oleh pelaku HK untuk menjual beberapa arloji mewah tersebut. Selain MAH, pelaku juga melibatkan penadah lainnya yakni DK (19) dan TFZ (22).
"MAH merupakan adik ipar HK. DK dan TFZ adalah teman HK. Kepada 3 orang (penadah) itu, (HK minta) untuk dibantu dijualkan, tetapi memang belum ada yang terjual," terang Wira.
Dalam kasus ini, selain mengamankan barang bukti, polisi juga menghadiahi pelaku HK dengan timah panas alias ditembak pada bagian kaki sebelah kiri.
"Saat mengejar penadah di jalan, HK melakukan perlawanan, sehingga kita lakukan tindakan tegas," tandas Wira.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menambahkan, ketiga penadah dibekuk di kawasan Jawa Barat. Ketiganya saling kenal dengan HK yang merupakan pelaku utama perampokan.
"Diamankan di tempat yang berbeda di Jawa Barat. Saling kenal semua, pekerjaan tersangka HK sehari-harinya adalah pengangguran," ungkap Ary.
Atas perbuatannya, pelaku HK ditetapkan sebagai tersangka Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Kekerasan (curas) dan terancam hukuman maksimal pidana penjara sembilan tahun. Sementara terhadap 3 penadah, dipersangkakan pasal 480 KUHP, dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.(*/Anton)




.jpg)












