- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Transfer
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Kapolda PMJ Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta
- Tutup Rakor Karhutla di Teweh Selatan, Bupati Shalahuddin Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Cepat
Bupati Majalengka Alarmkan Lonjakan HIV dan TBC, Kasus Terus Naik

Keterangan Gambar : Dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah di Gedung Yudha Pendopo, Kamis (23/7/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Bupati Majalengka H. Eman Suherman membunyikan alarm serius terhadap meningkatnya kasus HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Majalengka. Dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah di Gedung Yudha Pendopo, Kamis (23/7/2026), ia menegaskan penanganan HIV/AIDS, TBC, dan malaria menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Menurut Eman, pembangunan kesehatan merupakan salah satu pilar penting untuk mewujudkan visi Majalengka yang lebih maju. Karena itu, ketiga penyakit tersebut harus ditangani secara serius agar tidak menjadi ancaman bagi kualitas hidup masyarakat dan pembangunan daerah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, kasus HIV/AIDS pada 2024 tercatat 203 kasus, turun menjadi 148 kasus pada 2025. Namun hingga Januari-Mei 2026 telah ditemukan 97 kasus baru, yang menjadi sinyal perlunya langkah penanganan lebih masif.
Baca Lainnya :
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
Sementara itu, angka kasus TBC masih tergolong tinggi. Pada 2024 tercatat 4.464 kasus, meningkat menjadi 4.600 kasus pada 2025. Hingga pertengahan 2026, sudah ditemukan 2.886 kasus.
Untuk malaria, tren kasus menunjukkan penurunan. Pada 2024 terdapat 19 kasus, turun menjadi 9 kasus pada 2025, dan hingga 2026 tercatat 3 kasus.
Dalam arahannya, Bupati Eman menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat upaya deteksi dini, pelacakan kasus (tracking), pemeriksaan kesehatan, edukasi masyarakat, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan melalui inovasi aplikasi Lajur Pesat yang melibatkan pelajar sebagai agen informasi kesehatan dan testimoni penyintas.
Ia juga menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh program pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi kebijakan Presiden sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Ia menegaskan Indonesia tidak melegalkan LGBT dan meminta seluruh pihak memperkuat langkah pencegahan sesuai regulasi yang berlaku, di samping mengedepankan edukasi kesehatan, deteksi dini, dan penanganan berbasis layanan kesehatan.
"Kita harus serius menangani HIV/AIDS, TBC, dan malaria melalui kerja sama semua pihak agar masyarakat Majalengka semakin sehat dan produktif," tegas Eman.
Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan pengendalian ketiga penyakit tersebut dapat menekan angka penularan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. ** (Agit)

.jpg)








.jpg)




