- Perkuat Ukhuwah, Subling ke-45 di Masjid Al-Mustaqim Dihadiri Ratusan Jamaah
- Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Tumpang Kecamatan Talun Menggelar Pengajian dan Santunan Yatim Piatu
- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
Bapenda Majalengka Gaspol Digitalisasi Pajak : ASN Harus Jadi Contoh Nyata

Keterangan Gambar : Lounching inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggebrak sistem perpajakan daerah dengan meluncurkan inovasi besar bertajuk Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, sebuah langkah strategis yang diyakini mampu meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya.
Sorotan utama datang dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, yang menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya serius membangun budaya disiplin pajak dimulai dari internal pemerintahan.
"Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Sekarang pembayarannya sudah digital, prosesnya cepat, aman, dan tercatat dengan baik," tegas Rachmat usai peluncuran inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
Baca Lainnya :
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Ribuan Massa Kepung DPRD Majalengka, Desak Program MBG Jalan
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
Menurutnya, digitalisasi pembayaran pajak menjadi jawaban atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Ia menyebut, sistem non-tunai juga memperkecil potensi keterlambatan serta meningkatkan akurasi pendataan pajak daerah.
Lebih jauh, Rachmat menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
"Kalau ASN sudah patuh, masyarakat pasti akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban administratif, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menyampaikan, pajak daerah merupakan tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.
Gerakan ini dilaksanakan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung ke perangkat daerah, sehingga ASN dapat membayar pajak secara mudah melalui platform digital tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Rachmat juga memastikan, Bapenda akan terus memperluas edukasi dan pelayanan agar transformasi pajak digital benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat Majalengka.
"Ini momentum besar. ASN harus menjadi pelopor. Kalau kesadaran pajak tumbuh dari aparatur, maka Majalengka akan semakin kuat secara fiskal dan semakin maju pembangunannya," pungkasnya.
Melalui gerakan ini, Pemkab Majalengka optimistis kepatuhan pajak meningkat signifikan dan kemandirian daerah semakin kokoh demi terwujudnya visi besar Majalengka Langkung Sae. ** (Agit/Rilis Kominfo)

















