- Borong Tiga Penghargaan Digital Brand Awards 2026, BRI Life Perkuat Asuransi Jiwa dan Kesehatan
- Wukuf di Arafah Jadi Simbol Harapan Perdamaian Dunia Saat Haji 2026 Berlangsung
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
Bapenda Majalengka Gaspol Digitalisasi Pajak : ASN Harus Jadi Contoh Nyata

Keterangan Gambar : Lounching inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggebrak sistem perpajakan daerah dengan meluncurkan inovasi besar bertajuk Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, sebuah langkah strategis yang diyakini mampu meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya.
Sorotan utama datang dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, yang menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya serius membangun budaya disiplin pajak dimulai dari internal pemerintahan.
"Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Sekarang pembayarannya sudah digital, prosesnya cepat, aman, dan tercatat dengan baik," tegas Rachmat usai peluncuran inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
Baca Lainnya :
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
Menurutnya, digitalisasi pembayaran pajak menjadi jawaban atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Ia menyebut, sistem non-tunai juga memperkecil potensi keterlambatan serta meningkatkan akurasi pendataan pajak daerah.
Lebih jauh, Rachmat menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
"Kalau ASN sudah patuh, masyarakat pasti akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban administratif, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menyampaikan, pajak daerah merupakan tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.
Gerakan ini dilaksanakan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung ke perangkat daerah, sehingga ASN dapat membayar pajak secara mudah melalui platform digital tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Rachmat juga memastikan, Bapenda akan terus memperluas edukasi dan pelayanan agar transformasi pajak digital benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat Majalengka.
"Ini momentum besar. ASN harus menjadi pelopor. Kalau kesadaran pajak tumbuh dari aparatur, maka Majalengka akan semakin kuat secara fiskal dan semakin maju pembangunannya," pungkasnya.
Melalui gerakan ini, Pemkab Majalengka optimistis kepatuhan pajak meningkat signifikan dan kemandirian daerah semakin kokoh demi terwujudnya visi besar Majalengka Langkung Sae. ** (Agit/Rilis Kominfo)

















