- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sepakati Sinergi Pembentukan Produk Hukum
- DPRD Barito Utara Teken MoU dengan Kemenkum Kalteng, Perkuat Kualitas Produk Hukum
- H. Nurul Anwar Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Keselamatan Warga Pendreh
- Parmana Setiawan Tekankan Penanganan Mendesak Longsor di Desa Pendreh
- Rosy Wahyuni Siap Kawal Aspirasi Warga Pendreh Terkait Longsor dan Jalan
Bank Jakarta Dukung Abang None 2025, Dorong Generasi Muda Jadi Duta Budaya dan Keuangan

Keterangan Gambar : Bank Jakarta kembali hadir memberikan dukungan pada ajang bergengsi Puncak Abang None Jakarta 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-– Sebagai wujud nyata dalam mendukung pengembangan bakat, kreativitas, sekaligus pelestarian budaya Betawi, Bank Jakarta kembali hadir memberikan dukungan pada ajang bergengsi Puncak Abang None Jakarta 2025. Dukungan diberikan dalam bentuk tabungan bagi para pemenang dan finalis, sekaligus menjadi bagian dari strategi Bank Jakarta memperkenalkan wajah barunya kepada masyarakat.
Acara yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (26/9/2025) ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jakarta.
Gubernur Pramono Anung menyebut Abang None Jakarta sebagai warisan budaya yang tidak boleh hilang.
Baca Lainnya :
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pengendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah
- Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
“Pemilihan Abang None Jakarta merupakan simbol optimisme generasi muda yang menjaga tradisi Betawi, menggambarkan pesona Jakarta, sekaligus meneguhkan sebagai Kota Global yang berbudaya,” ujar Pramono.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen untuk selalu relevan dengan generasi muda.
“Generasi muda Jakarta adalah agen perubahan. Abang None hadir bukan hanya sebagai ikon pariwisata, tetapi juga representasi anak muda yang mampu menggabungkan tradisi dan modernitas,” katanya.
Agus juga menyoroti pentingnya peran Abang None dalam membawa pesan literasi dan inklusi keuangan. Bank Jakarta membuka peluang bagi Abang None terpilih untuk berkolaborasi, menjadi duta keuangan, sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa momentum ini menjadi ajang memperkenalkan wajah baru Bank Jakarta sebagai bank modern, inklusif, dan dekat dengan generasi muda.
“Abang None bagi kami bukan hanya ikon pariwisata, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan citra baru Bank Jakarta,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Abang None Jakarta telah digelar sejak 1968 dan menjadi wadah pencarian duta budaya serta pariwisata Ibu Kota. Tahun ini, para finalis tidak hanya tampil sebagai ikon pariwisata, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan di bidang ekonomi kreatif dan literasi keuangan.
Bank Jakarta sendiri terus konsisten mendukung sektor pariwisata dan budaya Jakarta. Sebelumnya, Bank Jakarta menghadirkan layanan pembayaran non-tunai JakCard, yang memudahkan akses transportasi terintegrasi (Transjakarta, MRT, LRT) dan destinasi wisata unggulan Ibu Kota seperti Ragunan, Monas, Ancol, hingga museum-museum Jakarta.
Melalui dukungan di Abang None 2025, Bank Jakarta berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan generasi muda, menjaga warisan budaya Betawi, serta membangun Jakarta sebagai kota maju, modern, berdaya saing global, dan tetap berbudaya.(Achmad)

















