- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
Banjir di Perumahan Garden City Periuk, Warga Mengungsi Di Gedung MUI

Keterangan Gambar : Banjir di Perumahan Garden City Periuk, Warga Mengungsi Di Gedung MUI
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang, Selasa malam sampai Rabu pagi (15/4/2023), menyebabkan banjir di beberapa perumahan yang ada di Kecamatan Periuk Kota Tangerang.
Pantauan megapolitanpos.com, sebagian warga Perumahan Garden City mengungsi di gedung MUI samping kantor Kecamatan Periuk Kota Tangerang.
Ani warga RT 01 RW 015 Perumahan Garden City Kelurahan Periuk Kecamatan Periuk mengatakan Kamis (16/3/23), ia beserta keluarga mengungsi ke kantor MUI Kecamatan Periuk, sejak Kamis pagi pukul 06.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
- Eman Suherman : PNS Harus Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan, Bukan Sekadar Status
"Rumah saya kebanjiran sejak Rabu malam, setinggi dada orang dewasa, kemudian kami diarahkan untuk mengungsi ke gedung ini (Kantor MUI Red.), sejak pagi tadi," ujarnya.
Ani berharap air bisa cepat surut, sehingga ia beserta warga yang lain segera dapat kembali kerumahnya masing-masing.
"Ini mungkin ada tanggul yang jebol, mudah-mudahan bisa cepat beres, untuk konsumsi, pagi belum ada, Mungkin siang nanti mas," ujarnya.
Sementara Titi Ketua Rt 002 RW 015 Perumahan Garden City mengatakan jumlah pengungsi yang mengungsi dibgedung MUI kecamatan Periuk ada sekitar 60 orang.
"Info yang saya dapat air bertambah tinggi, tadi pagi sedada orang dewasa, warga di Garden City ada yang mengungsi ke rumah saudaranya juga ada yang disini, saya berha rap air bisa segera surut, supaya Kami bisa kembali ke rumah," tuturnya.Jhn








.jpg)

.jpg)






