- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
Audiensi Dengan KPMI, Anis Optimis Ekonomi Syariah Dapat Diterima Masyarakat Luas

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Anggota komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menerima audiensi dari Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) di ruang rapat Fraksi PKS DPR RI. Pada audiensi ini, rombongan KPMI yang dipimpin ketuanya Rahmat Marpaung, didampingi oleh Sutan Emir Hidayat Taufik dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
KPMI yang didirikan pada tahun 2010 memiliki semangat untuk menyebarkan prinsip-prinsip syariah dalam kehidupan ekonomi. KPMI sendiri memiliki kegiatan tahunan Muslim Life Festival yang pada tahun ini akan dilaksanakan pada 25-27 Agustus 2023 di Ice BSD. Selain itu KPMI memiliki berbagai program terkait dengan edukasi literasi dan inklusi keuangan syariah, produksi dan operasi, pembiayaan dan juga pemasaran.
Sebagai bagian dari edukasi literasi dan inklusi keuangan syariah, KMPI pada Halal Live Festival akan mengadakan beberapa talkshow terkait produk dan pembiayaan syariah. Dalam kesempatan ini, KMPI menyampaikan undangan untuk Anis yang juga sebagai pakar ekonomi syariah untuk menjadi salah satu nara sumber dalam talkshow yang akan diselenggarakan.
Baca Lainnya :
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE
Menyampaikan pandangannya dalam pertemuan ini, Anis mengapresiasi keberadaan KPMI dengan semua kiprahnya. Ia menegaskan, PKS berkomitmen untuk mengusung regulasi ekonomi syariah termasuk RUU Ekonomi Syariah. Hal ini sejalan dengan pernyataan Wapres Ma'ruf Amin yang menegaskan bahwa ekonomi syariah dapat menjadi penopang ekonomi nasional di masa mendatang.
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menegaskan bahwa RUU Ekonomi Syariah sangat dibutuhkan sebagai payung hukum bagi berbagai kegiatan ekonomi syariah. "Bagaimanapun, kegiatan ekonomi syariah di masyarakat perlu dilindungi oleh payung hukum yaitu undang-undang. Agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ekonomi syariah," ujarnya.
Wakil ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini optimis akan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. "Walaupun perjuangan ini masih panjang, tapi dengan kerjasama kita semua di berbagai bidang insya Allah akan menjadi tabungan kebaikan bagi kita semua," tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh)

















