- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
Warga Cluster Pesona Perhiyangan Akan Lakukan Aksi Kembali

Keterangan Gambar : Mediasi di motori Camat Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dan di gelar di Ruangan Camat Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Senin (13/03/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Warga Cluster Pesona Perhiyangan akan melakukan aksi demo kembali usai melakukan mediasi dengan pihak pengembang yang belum menemukan titik temu. Mediasi di motori Camat Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dan di gelar di Ruangan Camat Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Senin (13/03/2023).
Ketua RW 21 Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Fakhori mengatakan, dalam mediasi dengan pihak pengembang Arta Buana Sakti (ABS) Perumahan Bumi Indah menemui jalan buntu. Pasalnya tuntun warga Cluster Pesona Perhiyangan yang menuntut akses satu pintu menemui jalan buntu.

Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
"Pihak pengembang beralasan harus mendapatkan ijin dari warga Bumi Indah tahap V dan ijin dari Pemerintah terkait perubahan site plane. Kami dari pihak warga Cluster pesona Perhiyangan akan melakukan aksi kembali pada hari Sabtu mendatang," ucapnya.
"Kami dari warga menuntut apa yang menjadi haknya warga, sesuai apa yang telah di janjikan pengembang kepada warga sebagai perumahan cluster," ungkapnya.
Sementara, Agung salah satu warga cluster Pesona Perhiyangan menceritakan asal mulanya gejolak aksi tersebut, awalnya adanya salah satu warga yang kemalingan kendaraan roda dua dan berikutnya ada juga yang rumahnya di rampok di angkut dan yang terakhir ada sekumpulan orang yang mengaku warga Cluster yang ternyata adalah penyamun beruntung di gagalkan warga.

"Maling masuk dengan leluasa ke komplek cluster Pesona Perhiyangan dari berbagai pintu masuk. Saat ini pintu masuk cluster Pesona Perhiyangan ada 7 titik, warga Perhiyangan bersepakat meminta kepada pengembang ABS untuk memagar yang menjadi titik masuk dan cukup satu pintu masuk seperti halnya cluster-cluster yang lain," katanya.
Agung menambahkan, sebelumnya warga tidak merasa tertipu, tapi setelah bertemu dengan pihak pengembang untuk mediasi pihak pengembang menyatakan Perumahan yang ia tempati non cluster.
"Tapi jelas dalam penawaran dalam brosur adalah Cluster Pesona Perhiyangan dan harganya pus satu kelas dengan cluster 500 juta. Kami hanya menuntut hak kami sebagai warga cluster yaitu keluar masuk satu pintu," tegasnya. ** (Jhn)

















