- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta

Keterangan Gambar : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan Kampung Zakat Bariklana
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Langkah besar penguatan ekonomi umat kembali digaungkan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan Kampung Zakat Bariklana di Blok Jatiraga Timur, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Selasa (19/5/2026).
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni. Program Kampung Zakat digadang-gadang menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas, yang diharapkan mampu mengubah wajah kesejahteraan warga secara nyata dan berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, turun langsung meresmikan program tersebut. Acara turut dihadiri jajaran pengurus, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam Kadipaten, hingga warga yang antusias menyambut kehadiran program ini.
Baca Lainnya :
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
Dalam momentum tersebut, BAZNAS Majalengka langsung menyalurkan zakat mal sebesar Rp 25 juta dari donatur utama, H. Doni Santoso. Tak hanya itu, santunan juga diberikan kepada 40 anak yatim piatu serta lansia sebagai wujud nyata kepedulian sosial.
Sorak haru dan rasa syukur mewarnai penyaluran bantuan yang dilakukan secara simbolis di tengah masyarakat.
Agus Asri Sabana menegaskan, zakat tidak boleh berhenti sebagai bantuan konsumtif semata. Ia menekankan pentingnya pengelolaan zakat sebagai instrumen strategis pemberdayaan umat.
"Zakat harus mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara amanah, profesional, dan berkelanjutan. Ini adalah amanah besar yang berdampak luas bagi umat," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepercayaan dan partisipasi para muzakki agar manfaat zakat semakin luas dirasakan.
Sementara itu, donatur utama H. Doni Santoso berharap kontribusi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi pemicu perubahan nyata.
"Kami ingin zakat ini menjadi gerakan berkelanjutan yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Pengelola Kampung Zakat Bariklana, Drs. H. Dedi Kusnadi, menilai sinergi antara BAZNAS, masyarakat, dan para donatur menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kampung Zakat Bariklana pun didorong menjadi pusat kemandirian warga, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga lewat program produktif yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Kampung Zakat Bariklana diharapkan menjadi model nasional dalam pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat. ** (Agit)
















