Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Wacana Pemekaran Tangerang Tengah, Kepdes Rancaiyuh : Desa Kami Masih Tertinggal Dan Masih Banyak Ya

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Peningkatan pelayanan publik, kesediaan fasilitas umum yang memadai dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, adanya peningkatan kesejahteraan hidup bagi seluruh masyarakat daerah, serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana yang demokratis dan semakin berkembang, hal tersebut yang mendorong untuk terealisasinya pemekaran wilayah. Hal lainnya lagi adalah terjalinnya komunikasi yang seimbang dan berkualitas, antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat daerah. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur masyarakat rumah tangganya sesuai dengan potensi yang di miliki oleh daerah. Seperti yang dikatakan Suherman, Kepala Desa Rancaiyuh Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, mengatakan desanya memiliki area tanah yang luas, tetapi dilihat dari geografis kependudukan yang mayoritas petani dan karyawan pabrik, penduduknya masih belum bisa mandiri. "Karena itu belum layak untuk kategori kantor kelurahan karena memang harus melewati beberapa tahapan yang berlapis lapis. Kalau memang ada rencana pemekaran itu adalah sah sah saja," ujarnya Jum'at ( 13/ 01/2022). Menurutnya, untuk otonomi daerah adalah masyarakat yang taraf hidupnya sudah layak, fasilitas memadai serta masyarakat yang berkembang. "Wacana pemerintah untuk pemekaran menurut saya tidak masalah, sah-sah saja buat wacana yang besar ini," Pungkas Kades Rancaiyu. Dikatakannya Pembentukan Kota Baru Tangerang Tengah, adalah wacana yang sangat baik, karena tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. "Tetapi di sisi lain seperti di Desa saya atau Desa Ciangir masih tertinggal dan banyak yang perlu dibenahi, banyak infrastruktur yang belum tersentuh dan masyarakatnya yang belum banyak berkembang karena mayoritas petani." Tutupnya.Esty


.jpg)













