- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan PAD untuk Kurangi Ketergantungan Dana Transfer
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Kapolda PMJ Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta
Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.

Keterangan Gambar : Komisi II DPRD Kota Blitar saat melakukan pendalaman dan evaluasi pekerjaan proyek Pasar Pahing, termasuk pengawasan konsultan serta hasil uji mutu material bangunan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pasca pemanggilan Komisi II DPRD Kota Blitar terhadap rekanan nakal di kantor DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo bersama tim masih terus melakukan pendalaman hasil temuan dilapangan dengan hasil uji mutu material.
Yang mendasarin keprihatinan terkait sejumlah pekerjaan itu masih ungkap Yohan Tri Waluyo adalah pada fungsi konsultan pengawas yang jarang hadir di lokasi untuk mengontrol kesesuaian hasil pekerjaan.
Salah satu pertanyaan yang muncul dalam rapat berkaitan dengan kehadiran konsultan pengawas di lokasi proyek dibuktikan dengan Komisi II DPRD yang meminta data absensi untuk mengetahui sejauh mana konsultan menjalankan fungsi pengawasan selama pekerjaan berlangsung. Dari penjelasan yang diterima dalam rapat, konsultan pengawas disebut tidak hadir setiap hari di lokasi.
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- Rekanan Nakal Dipanggil Komisi II DPRD Kota Blitar ini Alasanya.
- Terpidana Korupsi Sumur Bor, Kembalikan Uang Kerugian Negara Rp 396 Juta
“Kita tanyakan terkait absen hadir, ternyata tidak tiap hari konsultan pengawas ini hadir di lokasi,” ujarnya ( 16/09/26 )
Temuan tersebut menjadi perhatian karena konsultan pengawas memiliki posisi penting dalam memastikan pekerjaan yang dilakukan kontraktor sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, mutu material, serta ketentuan dalam kontrak.
Dengan progres pekerjaan yang sudah mendekati 100 persen, pertanyaan berikutnya adalah seberapa efektif pengawasan dilakukan sejak proyek dimulai hingga memasuki tahap akhir.
Komisi II tidak serta-merta menyimpulkan adanya pelanggaran. Namun, absensi konsultan menjadi salah satu aspek yang menurut legislatif perlu diklarifikasi dan dievaluasi.
Uji Mutu Material Belum Seluruhnya Selesai
Persoalan lainnya berkaitan dengan pengujian kualitas material yang digunakan dalam pekerjaan Pasar Pahing.
Komisi II mempertanyakan hasil uji mutu material, khususnya paving dan beton. Hal ini menjadi penting karena kualitas material merupakan salah satu indikator untuk memastikan pekerjaan yang telah selesai secara fisik juga memenuhi standar teknis.
Untuk paving, sampel disebut telah dikirim ke Trenggalek sekitar satu pekan sebelum rapat berlangsung. Hasil pengujian masih ditunggu.
Sementara itu, sampel beton menurut Yohan baru akan menjalani pengujian dalam waktu dekat.
“Untuk yang paving sudah dikirimkan ke Trenggalek seminggu yang lalu dan hasilnya segera keluar. Kalau yang beton, rencananya besok baru mau dites ke Trenggalek juga,” jelasnya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana memastikan kualitas akhir pekerjaan apabila hasil pengujian sebagian material belum tersedia ketika pekerjaan fisik sudah berada di tahap hampir selesai?
Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan karena pengujian mutu bukan sekadar formalitas administrasi. Hasilnya dapat menjadi salah satu dasar untuk mengetahui apakah material yang digunakan telah memenuhi persyaratan teknis sebagaimana ditentukan dalam pekerjaan.
Komisi II Minta Semua Pihak Buka Detail Pekerjaan
Rapat tersebut pada akhirnya tidak hanya diarahkan untuk mencari kesalahan, tetapi juga memastikan seluruh proses pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, Komisi II menghadirkan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam proyek. Mulai dari konsultan perencana, konsultan pengawas hingga pelaksana pekerjaan.
Yohan mengatakan langkah tersebut dilakukan agar DPRD memperoleh gambaran secara utuh mengenai proses pelaksanaan proyek, termasuk mekanisme pengawasan dan pemenuhan standar pekerjaan.
“Kenapa kita harus memanggil konsultan perencana, pengawas, serta pelaksana, ini kita ingin tahu detail kegiatan yang dilakukan ini sudah benar-benar sesuai SOP, sesuai aturan apa belum,” katanya.
Artinya, perhatian Komisi II bukan hanya pada apakah proyek telah selesai secara fisik, tetapi juga bagaimana proyek tersebut dikerjakan dan diawasi sejak awal.
Progres Tinggi Bukan Berarti Persoalan Selesai
Hampir selesainya proyek Pasar Pahing tidak serta-merta mengakhiri proses evaluasi.
Justru pada tahap akhir seperti ini, sejumlah aspek perlu dipastikan. Selain pekerjaan fisik, kualitas material, dokumen pengawasan, kehadiran konsultan, serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi dan kontrak juga menjadi bagian penting yang harus diperiksa.
Komisi II pun mengingatkan agar jika dalam evaluasi ditemukan kekeliruan atau pelaksanaan yang tidak sesuai ketentuan, persoalan tersebut tidak kembali terjadi pada proyek-proyek pemerintah berikutnya.
“Kalau memang ditemukan di beberapa kegiatan ini mungkin masih ada kekeliruan atau hal-hal yang dilanggar, kita tadi sampaikan ke depannya jangan sampai terulang. Intinya gitu,” tegas Yohan.
Dengan demikian, sorotan terhadap proyek Pasar Pahing saat ini lebih mengarah pada pertanyaan mengenai kualitas pengawasan dan kepastian mutu pekerjaan, bukan semata-mata persoalan progres pembangunan.
Publik kini tinggal menunggu dua hal penting: hasil uji mutu material serta penjelasan lebih lengkap . ( za/mp )



.jpg)


.jpg)






