Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Vending Machine di SDC Kelapa Dua 'Telan' Uang Pembeli

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Vending Machine atau mesin penjual otomatis minuman ringan (soft drink) di Summarecon Digital Center (SDC) Jl.scientia Boulevard tepatnya di depan Samsat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, telah memakan uang korban, tanpa mendapatkan minuman yang dimaksud oleh pembeli, Kamis (7/4/22). Masril warga Kotabumi yang hendak membeli minuman ringan, memasukan uang sesuai daftar harga yang ada di vending Machine, setelah uang masuk di mesin penjual otomatis tersebut, tetapi setelah ditunggu beberapa lama minuman ringan yang hendak dibeli tersebut tidak keluar juga. Masril merasa dirugikan dengan kejadian tersebut, karena uang sudah masuk tetapi minuman ringan tidak bisa diambil. "Saya sebagai pembeli merasa dirugikan dengan hal tersebut, bukan soal nilai uangnya, mungkin kalau saya sendiri sih, nilai uangnya tidak seberapa, tapi kalau dikalikan 10 orang aja misalnya, berapa rupiah uang yang tertelan di vending Machine tersebut," ujarnya. Masril meminta kepada penyedia vending Machine sekiranya memang kalau pakai uang tunai eror, agar diberi tulisan tidak bisa pakai uang tunai, karena ketika memakai non tunai alat tersebut bisa digunakan "Dengan kejadian tersebut kan kita jadi berpikir macam-macam, apa disengaja atau gimana gitu," ucap Masril sambil bergumam. Sementara Ferry customer service Summarecon Digital Center berjanji akan menyampaikan aduan dari customer kepada pengelola vending Machine tersebut. "Ya sudah ada beberapa orang yang mengadu hal yang sama mas," ucapnya.Jhn


.jpg)














