Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Ustad Muchlis As'ad: Jika Wuquf Jatuh Pada Hari Jumat, Hari Nahr atau Idul Adha Hari Sabtu 9 Juli 20

MEGAPOLITANPOS.COM: Ustad Muchlis As'ad mengatakan untuk menentukan hari Raya Idul Adha tahun ini, mengacu pada pelaksanaan rukun hajinya, wuquf merupakan rukun haji, jika wuquf jatuh pada hari jumat, hari Sabtunya sudah masuk pada tanggal 10 Dzulhijjah, sehingga hari nahr atau Idul Adha jatuh pada hari Sabtu bertepatan dengan tanggal 9 Juli 2022. Hal tersebut dikatakan oleh ustad Muchlis saat sedang mengajar dan mengkaji Kitab Bahjatul Wasail pada hari Ahad, 03/07/2022 di Mushollah Nursyafiudin RT 007/08 Kelurahan kalibata Kota administrasi Jakarta Selatan. "Kalo mengacu pada kitab Bahjatul Wasail, sudah sangat jelas wuquf merupakan rukun haji yang pelaksanaannya di hari ke 9 dari bulan Dzulhijjah, dan kita sudah dengar pelaksanaan wuquf pemerintah arab saudi pada hari Jumat, sehingga otomatis hari Sabtunya kita lebaran Idul Adha" ungkap Ustad muchlis Dalam kitab Bahjatul Wasail karangan Syech An Nawawi, halaman 43 tentang Haji dikatakan bahwa Wuquf adalah rukun haji, mereka yang beribadah haji wajib hadir di satu bagian tanah arofah walaupun sebentar,sedang permulaan waktu pelaksanaan wuquf dimulai dari tergelincirnya matahari di hari ke- 9 dari bulan Dzulhijjah dan terus berlangsung hingga fajar dari hari raya qurban yaitu hari ke 10 bulan Dzulhijjah Jika masyarakat ingin mengikuti pemerintah silahkan saja, kan yang bertanggung jawab pemerintah yang diwakili oleh kementerian agama melalui sidang itsbat, namun jika mau ikut Muhammadiyah itu juga benar. " Kalo di tanya nte ikut Muhammadiyah, bilang aja Iye.. kite ikut Muhammadiyah " pungkas Ustad Muchlis sambil tersenyum.


.jpg)














