- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
UMB Bersama PWI Jaya Gelar Diskusi Berbagi Tips Menulis Story Telling di Media

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Universitas Mercu Buana (UMB) Bersama PWI Menggelar Diskusi tentang materi penulisan karya jurnalistik. " Berbagi Tips Menulis Story Telling di Media. Acara digelar di Gedung UMB Meruya Kembangan Jakarta Barat pada Senin 14 Agustus 2023.

Diskusi penulisan bertema 'Berbagi Tip Menulis Story Telling di Media' ini menghadirkan tiga pembicara; Dwi Wulandari (Editor Majalah Mix/Marcomm), Budi Iman Hartono (Praktisi Media/Dosen Komunikasi UMB), Algooth (Praktisi Media/Dosen Komunikasi). Sebagai moderator, Riki Arswendi.
Baca Lainnya :
- UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Ketua SMSI : Pimpinan Daerahl Hanya Sibuk Pencitraan Daripada Bangun Kota Blitar
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah dalam sambutannya mengatakan kerjasama PWI DKI dan UMB telah terjalin semakin baik. Kerjasama dalam diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan mahasiswa UMB siap pakai di bidang jurnalistik.
Sayid menambahkan diskusi road show tentang penganugerahan karya jurnalistik MHT Award 2023 adalah menyoroti dinamika Jakarta dari sisi yang baik atau yang kurang baik.
" Penyelenggaraan MHT Award 2023 cukup matang, karena banyak melibatkan kampus salah satunya Universitas Mercu Buana," kata Sayid.
PWI kata Sayid selalu terbuka bagi masyarakat bilamana diperlukan masyarakat, kami hadir, karena pers adalah pilar ke 4 demokrasi yang berkontribusi untuk bangsa.
PWI selalu intens komunikasi bagi mahasiswa dalam melakukan sharing, sehingga apa yang diinginkan mahasiswa dapat di sinergikan.
" semoga diskusi ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi mahasiswa komunikasi dan road show ini pastinya kita publish di media yang ada di PWI, silahkan manfaatkan, jangan hanya mendengar tapi langsung saja berinteraksi," kata Sayid.
Sayid memaparkan bahwa Puncak kegiatan MHT Award 2023 sendiri digelar Kamis, 24 Agustus, di Balai Agung, komplek Balai Kota Pemprov DKI Jakarta.
" Anugerah Jurnalistik MHT Award diselenggarakan setiap tahun, sebagai wujud dari kerja sama antara PWI Jaya dengan Pemprov DKI Jakarta," pungkas Sayid.
Dwi Wulandari Editor majalah Editor Majalah mix/Markomm menyampaikan tentang skil management marketing komunikasi. " Kita semua adalah pendongeng, karena kita bercerita di WhatsApp, Medsos, itu juga bagian dari Story Telling," kataDwi.
Dwi memaparkan adapun manfaat StoryTelling ada 3:
1. Mampu menjaga hubungan yang kuat denga audens.
2. Efektif menyampaikan pesan ke audiens StoryTelling efektif, masyarakat tertarik untuk membeli dan suka.
3.Mampu membangun kepercayaan masyarakat.
" StoryTelling bukan hanya pemasaran tapi publik relation, tugasnya membuat siaran pers bagi teman-teman wartawan. Saya dapat sehari 3 siaran pers bahkan sampai 10 lebih.
Banjir siaran pers, kalau judulnya bagus saya klik, tapi kalau tidak menarik saya abaikan," kata Dwi
Selain itu kata Dwi, 5 langkah buat Story Telling adalah:
1. Kenali target audiens 2. tentukan pesannya.3. pilih teknik StoriTelling dengan tepat.4. Platfom media yang tepat butuh aplikasi yang tepat. Di Medsos Ajak audiens untuk berpartisipasi. 5. Berikan ruang untuk memberikan Like, koment, Share.
Selanjutnya 5 komponen dalam StoriTelling
1. Karakter. 2. Konplik pancing audien komentar. 3. Resolusi penutup endingnya yang bagus dalam bentuk motivasi, ajakan. 4. Terstruktur, ada Awal, tengah dan penutup. 5. Setting latar tempat itu terjadi.
Algooth praktisi media dan pakar komunikasi memaparkan dalam StoryTelling sains nya harus sering nongkrong, tau trend anak muda. " Orang tua melihat sebagai perlawanan, anak muda melihat sebagai tantangan. Dalam StoryTelling kata dia , menjaga brand harus konsisten, tidak semuanya diambil, " katanya.
Sementara, Dudi Iman Hartono, praktisi media dan dosen komunikasi UMB, mengatakan StoryTelling dalam media di era digital, platfom nya harus berubah, gaya nulis Story Telling tidak akan menarik di generasi muda, " sekarang adalah generasi visual yang menarik untuk dilihat. Selain itu Audio visual juga dapat bangkitkan imajinasi, itu sebabnya Tiktok menjadi viral.(Reporter: Achmad Sholeh/Alek)

















