- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
Umat Hindu Di Tangerang Gelar Pujawali Pura Kerta Jaya Ke-59

Keterangan Gambar : Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Melalui kebersamaan dalam kebhinekaan, dalam rangka moderasi beragama umat Hindu di Tangerang menggelar Pujawali ke 59. Kegiayan di gelar di Pura Kerta Jaya Tangerang Jalan KS. Tubun Dalam, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (18/02/2023).
Peringatan hari Pujawali ke 59 di pimpin oleh Ida Phandita Nabe putra sidemen selaku pemimpin upacara (Manggala).

Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
Di sela-sela kegiatan Ida Phandita Nabe menjelaskan, acara Pujawali sendiri diadakan setiap 6 bulan sekali di Pura Kerta Jaya Tangerang, Dengan kata lain, Piodalan/Pujawali/Petoyan yang merupakan peringatan hari lahirnya sebuah tempat suci umat Hindu. Dengan adanya upacara keagamaan ini, maka setiap pura yang tersebar di Bali maupun di Nusantara memiliki hari yang ditetapkan sebagai hari suci untuk piodalan ataupun pujawali.
"Didalam acara ini kita juga melaksanakan beberapa kegiatan seperti Donor darah, Pengobatan gratis serta pembagian sembako, harapan saya seluruh umat Hindu dan komponen-komponen yang ada agar memuliakan, baik secara internal maupun eksternal dari umat hindu. Kita bisa bersama-sama menjalin kerjasama dan menjalin hubungan yang harmonis agar kita dapat beribadah dengan aman, nyaman dan tenteram,"ucapnya.

Sementara, disela-sela kegiatan Pujawali ini terlihat beberapa tim dari bapak-bapak dan anak muda yang memakai seragam bertuliskan PECALANG yang sedang sibuk mengatur serta menertibkan kegiatan tersebut.
Wayan putu sunarta ketua pecalang pura Kerta jaya Tangerang menjelaskan apa itu Pecalang.

"Dalam Bahasa Bali, pecalang diambil dari kata “celang” yang artinya tajam indranya. Pecalang adalah polisi tradisional yang bertugas menjaga, mengamankan, menertibkan desa, wilayah, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun upacara adat atau keagamaan" ucap Wayan. ** (Nan)

















