Breaking News
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
Tri Minta Pihak Terkait Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) – Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada setiap tanggal 26 Juni, cukup mengingatkan masyarakat akan berbahayanya barang haram tersebut.
Penetapan momen HANI ini merupakan tekad untuk mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Tri Wahyuni meminta pihak terkait baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun aparat penegak hukum di Barsel supaya dapat terus meningkatkan sosialisasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Terkait penyalahgunaan narkoba, lanjutnya, tentu sangat penting dan terus digencarkan agar generasi penerus termasuk juga masyarakat umum bisa mengetahui bahaya narkoba bagi kehidupan. Peredaran narkoba juga harus diberantas.
“Narkoba merupakan zat yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bagi penggunanya. Tidak sedikit orang-orang yang kerap menggunakan narkoba mengalami keterbelakangan mental maupun meninggal dunia,” ucap Tri, Senin (13/6/2022).
Politisi PDI Perjuangan ini mengimbau aparat penegak hukum supaya dapat terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba di daerah ini.
Selain itu, generasi muda maupun masyarakat juga diharapkan jangan sampai sesekali menyentuh barang haram tersebut, sebab hal itu bisa merusak kehidupan ataupun kesehatan.
Peredaran narkoba saat ini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, akan tetapi hal itu sudah meluas hingga wilayah pelosok atau desa-desa. Oleh karenanya, sosialisasi terkait itu perlu dilakukan secara merata dan berkesinambungan
Harapan kita para penegak hukum ini tidak lelah dalam memberantas narkoba. Demi menjaga generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba,” pungkasnya.(Ades/Red/MP).


.jpg)







.jpg)
.jpg)




