Breaking News
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
Tri Minta Pihak Terkait Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) – Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada setiap tanggal 26 Juni, cukup mengingatkan masyarakat akan berbahayanya barang haram tersebut.
Penetapan momen HANI ini merupakan tekad untuk mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Tri Wahyuni meminta pihak terkait baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun aparat penegak hukum di Barsel supaya dapat terus meningkatkan sosialisasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Terkait penyalahgunaan narkoba, lanjutnya, tentu sangat penting dan terus digencarkan agar generasi penerus termasuk juga masyarakat umum bisa mengetahui bahaya narkoba bagi kehidupan. Peredaran narkoba juga harus diberantas.
“Narkoba merupakan zat yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bagi penggunanya. Tidak sedikit orang-orang yang kerap menggunakan narkoba mengalami keterbelakangan mental maupun meninggal dunia,” ucap Tri, Senin (13/6/2022).
Politisi PDI Perjuangan ini mengimbau aparat penegak hukum supaya dapat terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba di daerah ini.
Selain itu, generasi muda maupun masyarakat juga diharapkan jangan sampai sesekali menyentuh barang haram tersebut, sebab hal itu bisa merusak kehidupan ataupun kesehatan.
Peredaran narkoba saat ini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, akan tetapi hal itu sudah meluas hingga wilayah pelosok atau desa-desa. Oleh karenanya, sosialisasi terkait itu perlu dilakukan secara merata dan berkesinambungan
Harapan kita para penegak hukum ini tidak lelah dalam memberantas narkoba. Demi menjaga generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba,” pungkasnya.(Ades/Red/MP).


.jpg)














