Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
TPID Mura gandeng bulog pastikan stok minyak goreng aman

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu-Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) menggandeng Perum Bulog Cabang Muara Teweh untuk mengantisipasi kelangkaan stok dan kenaikan harga minyak goreng di beberapa wilayah. Langkah antisipasi tersebut di bahas dalam rapat bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) yang di pimpin langsung Wakil Bupati Mura Rejikinoor S Sos dan dihadiri Kepala Perum Bulog Cabang Muara Teweh Sazli Fitrianoor di Aula Gedung A Kantor Bupati Mura, Rabu (2/3/2022). "Kita sangat mengkhawatirkan kondisi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di pasaran, karena salah satu kebutuhan pokok masyarakat," kata Wakil Bupati Mura. Sementara Sekretaris Daerah DR Drs Hermon Msi menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengambil langkah langkah antisipasi dengan turun langsung ke masyarakat untuk melakukan edukasi agar masyarakat bisa bersabar sambil menunggu langkah antisipasi dari pemerintah pusat dan provinsi. "Dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupa bahan produk minyak goreng curah sudah kita terima, namun saat ini masih dalam proses perencanaan untuk proses distribusi hingga ke setiap wilayah kecamatan," ungkap Hermon. Dengan menggandeng dari pihak Perum Bulog setempat dia memastikan proses pendistribusian minyak goreng curah bantuan pemerintah provinsi ini dapat segera terlaksana dalam waktu dekat. "Bersama perum Bulog kita masih menghitung biaya untuk pengemasan, tranportasi hingga distribusi ke setiap wilayah di Murung Raya. Sehingga kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di pasaran dapat diantisipasi cepat," paparnya lagi. Dengan program operasi pasar yang dikoordinasikan bersama pihak perum Bulog setempat nantinya kelangkaan salah satu bahan pokok kebutuhan rumah tangga ini diharapkan bisa teratasi. "Kita dapat pastikan harganya dapat terjangkau oleh setiap keluarga sesuai kebutuhannya masing masing," tutup Hermon. (Aseng).


.jpg)














