- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Jalankan Amanat Presiden, Bupati Pimpin Bersih Lingkungan Blitar Asri Bersama Masyarakat
- Ketua Umum PB. Formula Mendukung Keputusan Ketua MUI Bidang Fatwa, Jangan Beli Produk AS yang Tidak Halal
- Kabar Siltap Cair, Harapan dan Skeptisisme Menguat
- Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Bersyukur Masih Bisa Urus Pertanahan di Hari Libur
- Tidak Ada Perbedaan Layanan, PELATARAN Tetap Layani Masyarakat di Bulan Suci Ramadan
- Anis Byarwati Soroti Insentif Rp12,8 Triliun Jelang Ramadan: Stimulus Penting, Tapi Bukan Fondasi Ekonomi
- Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih
- Tokoh Koperasi dan Jurnalis Senior Irsyad Muchtar Wafat, Dunia Perkoperasian Berduka
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
Tokoh Koperasi dan Jurnalis Senior Irsyad Muchtar Wafat, Dunia Perkoperasian Berduka
.jpg)
Keterangan Gambar : Almarhum Irsyad bin Muchtar Hani
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Dunia koperasi dan pers nasional berduka. Tokoh koperasi legendaris sekaligus jurnalis senior, Irsyad Muchtar, wafat pada Sabtu (21/2/2026) di RS Dharmais, Jakarta Selatan, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Kabar duka ini menyisakan kehilangan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan insan perkoperasian di Tanah Air.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan gerakan koperasi dan ekonomi kerakyatan melalui karya jurnalistik dan kiprahnya di berbagai organisasi.
Baca Lainnya :
- Tokoh Koperasi dan Jurnalis Senior Irsyad Muchtar Wafat, Dunia Perkoperasian Berduka
- Rebranding BRI Life: Wajah Baru, Semangat Baru Perkuat Perlindungan Keluarga Indonesia
- Pemdes Tambakrejo Wujudkan Komitmen Membangun Desa Melalui Koperasip Desa Merah Putih
- Pasar Murah Kemendag: Sinergi Koperasi Pegawai dan UMKM Sediakan Bapok Terjangkau
- Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Jenazah disemayamkan di Rumah Duka ELIM Harapan Kita, Jalan Letjen S. Parman Kav. 87, Slipi, Jakarta Barat, sebelum dimakamkan di TPU Karet Bivak.
.jpg)
Ratusan pelayat memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kiprah Panjang di Dunia Jurnalistik dan Koperasi.
Lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 1 September 1958, Irsyad telah menunjukkan minat dan bakatnya di bidang kepenulisan sejak duduk di bangku kuliah.
Karier profesionalnya semakin terasah saat bergabung dengan Harian Umum Media Indonesia, tempat ia berkembang menjadi jurnalis tangguh dan berintegritas.
Tak hanya berkiprah di dunia pers, Irsyad juga aktif dalam gerakan koperasi. Pada periode 1992–1996, ia menjabat sebagai Ketua Koperasi Karyawan Harian Umum Media Indonesia. Dedikasinya berlanjut ketika ia dipercaya menjadi anggota Pimpinan Paripurna Dewan Koperasi Indonesia pada 1999.
.jpg)
Sebagai Pemimpin Umum Majalah Peluang dan Peluang Media Group, almarhum konsisten mengangkat isu-isu strategis koperasi dan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional.
Di bawah kepemimpinannya, media yang dipimpinnya menjadi referensi penting bagi gerakan koperasi di Indonesia.

Sejumlah Tokoh Nasional Melayat
Sejumlah tokoh nasional turut hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Edi Swasono, Meutia Hatta, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Krisdianto, serta Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi.
Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi area rumah duka, menandakan luasnya jejaring dan persahabatan yang dibangun almarhum semasa hidup.
Selain aktif di koperasi dan jurnalistik, Irsyad juga dikenal sebagai pribadi yang mencintai kegiatan alam bebas dan tergabung dalam komunitas pecinta alam.
Warisan Dedikasi untuk Ekonomi Kerakyatan
Kepergian Irsyad Muchtar menjadi kehilangan besar bagi dunia koperasi dan pers nasional. Dedikasi dan komitmennya dalam memperjuangkan ekonomi berbasis kebersamaan telah menginspirasi banyak kalangan.
“Teriring doa dan duka cita kami yang sangat mendalam atas kepergian orangtua, bapak, keluarga, dan sahabat kami, Bapak Irsyad Muchtar,” demikian salah satu pernyataan belasungkawa yang disampaikan rekan-rekannya.
Semangat dan perjuangan almarhum dalam membangun koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional akan terus dikenang dan dilanjutkan oleh generasi penerus. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















