Breaking News
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
Tingkatkan SDM dan kemandirian perangkat desa

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya (Mura) tahun anggaran 2022 ini siap menggelar program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian perangkat desa. Kepala Dinas DPMD Hj Asnawiyah SE melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Hendry Januardi mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan program pelatihan terpadu yang terpusat di masing masing desa. "Kami sudah buatkan konsep pelatihan untuk peningkatan SDM agar perangkat desa bisa mandiri dalam mengatur administrasi serta pelaporannya yang tujuannya mempermudah koordinasi dengan PLD, PD nya masing masing," kata Hendry saat di bincangi di ruang kerjanya, Jumat (20/5/2022). Lebih rinci dia menjabarkan pelatihan yang di rancang terpusat di desa masing masing ini akan melibatkan beberapa sektor yang nantinya akan bersama sama ikut langsung dalam konsep pelatihan ini. "Materinya seperti pelatihan aplikasi Siskeudes, aset desa, profil desa, RPJMdes, tupoksi perangkat desa dan BPD, perpajakan, dan peran dan fungsi inspektorat dalam pengawasan serta pembinaan," ujar mantan Sekcam Kecamatan Seribu Riam ini lagi. Dari sekian banyak materi tersebut, menurutnya telah sering di ikuti oleh masing masing perangkat desa sebelumnya di beberapa daerah baik di luar wilayah Provinsi Kalteng, namun masih belum bisa membawa perubahan yang signifikan bagi peningkatan kapasitas perangkat dan BPD desa itu sendiri. "Berangkat dari masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari para perangkat desa tersebut, sehingga agar lebih efektif lagi menurut kami lebih baik di laksanakan langsung di desa masing masing, agar lebih efektif, efisien dan murah di bandingkan mengikuti kegiatan yang sama namun di gelar di luar daerah," pungkasnya. (Aseng)


.jpg)














