- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
Tilang Elektronik Segera Dimulai di Pagar Alam, Ini Penjelasan Kasatlantas

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : CCTV jalan
MEGAPOLITANPOS.COM, PAGAR ALAM - Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Irawan melalui Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Pagar Alam AKP Teguh Taufik mengingatkan kepada seluruh pengemudi kendaraan supaya tidak melanggar peraturan lalulintas.
Sebab, saat ini masa sosialisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sudah selesai dan sekarang penindakan atau tilang elektronik ETLE mulai berlaku di wilayah hukum Polres Pagar Alam.
"Ingat saat ini Kamera ETLE sudah berfungsi jangan sampai kendaraan anda kena tilang dan bilamana itu terjadi siap-siap anda mendapatkan surat tilang dari Kepolisian," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Menurutnya, pemberlakukan penindakan tilang elektronik ETLE mulai resmi diberlakukan Mei 2023, dimana saat ini ada dua titik kamera ETLE, yakni di simpang lampu merah jam besar depan perpustakaan daerah dan Jalan Kombes H Umar (Simpang Manna).
Kendati demikian Kasat Lantas AKP Teguh Hidayat SH mengatakan, untuk tilang manual (non elektronik) telah diberlakukan kembali, tapi pihaknya tetap fokus pada pelanggaran yang tertangkap kamera ETLE.
"Februari dimulai sosialisasi, sudah sebulanan lebih, koordinasi kami dengan kejaksaan dan pengadilan juga sudah clear. Sehingga, Mei ini sudah mulai diberlakukan denda tilangnya," ungkapnya.
Kasatlantas juga menjelaskan cara kerja sistem ETLE, yang mana setiap pelanggaran lalu lintas yang terekam ETLE akan dikirim ke pengadilan dan kejaksaan hingga Polda Sumsel.
"Berkas tilang dan bukti pelanggaran akan dikirim ke pelanggar melalui kantor pos, paling tidak prosesnya 1-2 hari," urainya.
Disebutkannya, kebanyakan pelanggaran yang tertangkap kamera adalah tidak menggunakan helm dan safety belt ataupun berkendaraan sambil menggunakan handphone.
"Jadi memang kebanyakan pelanggaran yang kasat mata, kami imbau agar pengguna jalan dan yang memiliki kendaraan bermotor agar bijak dalam berkendara dengan mematuhi aturan lintas dan selalu melengkapi diri dengan Surat Izin Mengemudi serta membawa Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) dan jangan menggunakan motor gelap yang surat menyuratnya tidak lengkap," pungkasnya.** (JF)

















