Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Terkait Pengangkatan Pj RT-RW, Doktor Anzar : Langkah Walikota Sudah Tepat

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar - Pengangkatan Pj RT dan RW oleh Walikota Makassar Danny Pomanto beberapa waktu lalu dinilai sudah sangat tepat. Hal itu ditanggapi oleh Dr. Anzar Makkuasa, SH, MH yang menilai langkah Walikota Makassar sudah sangat tepat untuk mengisi kekosongan jabatan, mengingat masa jabatan RT dan RW terdahulu sudah berakhir. "Langkah Walikota itu sudah tepat, sudah sesuai Perwali, sudah sesuai regulasi yang ada untuk mengisi kekosongan RT dan RW" Ujarnya melalui telepon selular. Selasa (15/3/2022). Ia pun melanjutkan bahwa memang masa jabatan RT/RW itu sudah habis, jadi segala hal yang melekat dalam dirinya (rt/rw - red) memang harus ditanggalkan atau dilepas, sembari menunggu Pemilu raya yang akan disiapkan. Saat ditanya soal adanya oknum yang diduga mencoba memprovokasi ia menjelaskan bahwa oknum tersebut tidak paham aturan. Ia menjelaskan oknum itu tidak paham aturan, tidak ada legal standingnya, cuma mau memprovokasi, itu kewenangan Walikota menunjuk siapa Pj RT dan RW, hak prerogatif Walikota dan sudah diatur oleh Perwali. "saya juga ini mantan Ketua RW di Bontoala saya tidak marah tidak dipilih lagi menjadi Pj, karena saya paham aturan, karena memang sudah habis masa jabatannya, nanti kalau sudah siap pemilihan raya, yang mau ikut silahkan ikut lagi." Beber Anzar yang merupakan Doktor Ilmu Hukum ini pada Media. Kembali awak media bertanya mengenai anggaran pemilihan RT dan RW nanti Dr. Anzar menjawab, "Ya harus dianggarkan dulu dong, dimana mau ambil anggaran kalau belum dianggarkan, jangan asal provokasilah dia-dia itu, aturannya sudah jelas, sembari menunggu Pemerintah menyiapkan teknisnya, biar masyarakat terlayani dengan baik. Tutupnya. Diketahui beberapa oknum mantan ketua RT dan RW diduga tidak menerima dengan diangkatnya Pj RT/RW untuk menggantikannya dan melakukan protes dikantor DPRD Kota Makassar.Tauviq


.jpg)














