Breaking News
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Teriaki Maling dan Keroyok Remaja hingga Tewas di Tarumajaya Bekasi, 4 Pelaku Ditangkap 2 Buron

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polisi membekuk 4 dari 6 pelaku pengeroyokan hingga tewas seorang remaja usia 17 tahun berinisial LEH di wilayah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. "Tim gabungan dari unit Reskrim Polsek Tarumajaya dan unit Jatanras Metro Bekasi telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia." kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi persnya, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (11/2/2022). Zulpan menyebut, ada 4 pelaku laki-laki terbukti terlibat dan ditetapkan tersangka dalam peristiwa pengeroyokan yang berujung maut tersebut. "Adapun tersangka yang ditangkap ada 4 orang, dan 2 DPO," ujarnya. Keempat tersangka masing-masing inisial AB, RF, FH, dan IA. Dalam pengeroyokan itu mereka ada yang menggunakan senjata tajam (Sajam) celurit panjang. "AB, berperan membacok korban pada bagian kepala, RF, berperan membacok korban pada bagian bahu dengan senjata tajam (celurit), FH, perannya yang melakukan provokasi dengan teriakan maling serta memukul bagian kepala korban dengan tangan kosong, dan IA, perannya ikut menganiaya korban dengan memukul kepala dengan tangannya," beber Zulpan. Sementara terhadap 2 pelaku lagi yang turut terlibat pengeroyokan masih dilakukan pengejaran. "2 pelaku masih DPO, inisial MAM, A. Kedua pelaku ikut mengeroyok," terang Zulpan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara, Pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun penjara, Pasal 2 ayat (1) UU Darurat dan Pasal 80 ayat (3) tentang Perlindungan Anak. Ditambahkan Zulpan, peristiwa pengeroyokan yang menewaskan LEH ini terjadi di Taman Harapan Mulia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada Minggu (6/2/2022) pukul 01.00 WIB. Berawal ketika korban sedang mencari kucing peliharaannya yang hilang di lokasi tersebut. "Korban sedang mencari hewan peliharaannya kucing di kolong mobil yang sedang terparkir di depan ruko Saudara FH, salah satu tersangka," ungkap Zulpan. Singkat kronologis, tersangka FH curiga, lalu dia meneriaki korban maling. FH mengejar korban hingga ke lokasi di Taman Harapan, yang mana saat itu ada 5 pelaku lain yang sedang nongkrong. "Karena mendengar provokasi 'maling', mereka yang sedang nongkrong itu melakukan penghadangan dan mengeroyok korban yang mengakibatkan korban LEH meninggal dunia," terang Zulpan.







.jpg)








