Breaking News
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Teriaki Maling dan Keroyok Remaja hingga Tewas di Tarumajaya Bekasi, 4 Pelaku Ditangkap 2 Buron

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polisi membekuk 4 dari 6 pelaku pengeroyokan hingga tewas seorang remaja usia 17 tahun berinisial LEH di wilayah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. "Tim gabungan dari unit Reskrim Polsek Tarumajaya dan unit Jatanras Metro Bekasi telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia." kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi persnya, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (11/2/2022). Zulpan menyebut, ada 4 pelaku laki-laki terbukti terlibat dan ditetapkan tersangka dalam peristiwa pengeroyokan yang berujung maut tersebut. "Adapun tersangka yang ditangkap ada 4 orang, dan 2 DPO," ujarnya. Keempat tersangka masing-masing inisial AB, RF, FH, dan IA. Dalam pengeroyokan itu mereka ada yang menggunakan senjata tajam (Sajam) celurit panjang. "AB, berperan membacok korban pada bagian kepala, RF, berperan membacok korban pada bagian bahu dengan senjata tajam (celurit), FH, perannya yang melakukan provokasi dengan teriakan maling serta memukul bagian kepala korban dengan tangan kosong, dan IA, perannya ikut menganiaya korban dengan memukul kepala dengan tangannya," beber Zulpan. Sementara terhadap 2 pelaku lagi yang turut terlibat pengeroyokan masih dilakukan pengejaran. "2 pelaku masih DPO, inisial MAM, A. Kedua pelaku ikut mengeroyok," terang Zulpan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara, Pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun penjara, Pasal 2 ayat (1) UU Darurat dan Pasal 80 ayat (3) tentang Perlindungan Anak. Ditambahkan Zulpan, peristiwa pengeroyokan yang menewaskan LEH ini terjadi di Taman Harapan Mulia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada Minggu (6/2/2022) pukul 01.00 WIB. Berawal ketika korban sedang mencari kucing peliharaannya yang hilang di lokasi tersebut. "Korban sedang mencari hewan peliharaannya kucing di kolong mobil yang sedang terparkir di depan ruko Saudara FH, salah satu tersangka," ungkap Zulpan. Singkat kronologis, tersangka FH curiga, lalu dia meneriaki korban maling. FH mengejar korban hingga ke lokasi di Taman Harapan, yang mana saat itu ada 5 pelaku lain yang sedang nongkrong. "Karena mendengar provokasi 'maling', mereka yang sedang nongkrong itu melakukan penghadangan dan mengeroyok korban yang mengakibatkan korban LEH meninggal dunia," terang Zulpan.











.jpg)




