Breaking News
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas

Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas MEGAPOLITANPOS.COM, Gowa - Warga Lingkungan Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupateb Gowa, Kamis (02/6/2022) sekitar Pukul 13.30 Wita siang tadi geger, dengan penemuan orok bayi yang terbungkus sarung didalam kantong plastik. Orok berjenis kelamin perempuan ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu lahan kosong yang berada dilokasi Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. “Orok bayi itu ditemukan di lahan kosong di sisi kiri bangunan yang baru dibangun dan orok tersebut dalam kondisi sudah meninggal dan masih lengkap dengan ari-arinya dengan penuh darah,” kata Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh, SH saat ditemui dilokasi tersebut. Lanjut Kasi Humas Polres Gowa menjelaskan, bahwa bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Dg Baha berumur kurang lebih 60 tahunan yang saat itu melintas di lokasi. Dirinya melihat dan mencurigai sebuah sarung dan gundukan tanah. "Setelah melihat sarung serta gundukan tanah, Dg Baha ada sesuatu yang mencurigakan kemudian menghubungi salah seoarang warga yang juga pengawas bangunan yaitu Muchtar (60) dan selanjutnya menghubungi pegawai kecamatan Somba Opu untuk melihat mayat orok bayi tersebut, lalu menghubungi Bhabinkamtibmas di wilayahnya," ungkap Kasi Humas. Setelah mendapatkan informasi penemuan mayat orok bayi terebut, Tim Inafis Polres Gowa dan DVI Polda Sulsel turun langsung melakukan olah TKP, kemudian orok bayi tersebut kini dibawa langsung ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Autopsi. “Untuk kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan kasus ini sudah ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa,” ujarnya.Tauviq


.jpg)







.jpg)
.jpg)




