Breaking News
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas

Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas MEGAPOLITANPOS.COM, Gowa - Warga Lingkungan Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupateb Gowa, Kamis (02/6/2022) sekitar Pukul 13.30 Wita siang tadi geger, dengan penemuan orok bayi yang terbungkus sarung didalam kantong plastik. Orok berjenis kelamin perempuan ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu lahan kosong yang berada dilokasi Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. “Orok bayi itu ditemukan di lahan kosong di sisi kiri bangunan yang baru dibangun dan orok tersebut dalam kondisi sudah meninggal dan masih lengkap dengan ari-arinya dengan penuh darah,” kata Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh, SH saat ditemui dilokasi tersebut. Lanjut Kasi Humas Polres Gowa menjelaskan, bahwa bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Dg Baha berumur kurang lebih 60 tahunan yang saat itu melintas di lokasi. Dirinya melihat dan mencurigai sebuah sarung dan gundukan tanah. "Setelah melihat sarung serta gundukan tanah, Dg Baha ada sesuatu yang mencurigakan kemudian menghubungi salah seoarang warga yang juga pengawas bangunan yaitu Muchtar (60) dan selanjutnya menghubungi pegawai kecamatan Somba Opu untuk melihat mayat orok bayi tersebut, lalu menghubungi Bhabinkamtibmas di wilayahnya," ungkap Kasi Humas. Setelah mendapatkan informasi penemuan mayat orok bayi terebut, Tim Inafis Polres Gowa dan DVI Polda Sulsel turun langsung melakukan olah TKP, kemudian orok bayi tersebut kini dibawa langsung ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Autopsi. “Untuk kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan kasus ini sudah ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa,” ujarnya.Tauviq


.jpg)














