Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Tawuran Antar Pelajar SMP di Batu Ceper, Lukai 3 Orang, 6 Pelaku Ditangkap

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Sejumlah pelajar yang terlibat tawuran dua kelompok di Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, diamankan Polrestro Kota Tangerang. Peristiwa ini mengakibatkan tiga pelajar terkena luka bacok, pada sore hari, Minggu (6/3/2022). Menurut keterangan dari Kombes Pol Komarudin Kapolres Metro Kota Tangerang, tawuran di picu akibat saling ejek dan menantang satu sama lain melalui media sosial. "Kelompok-kelompok ini melakukan tantangan dan saling ejek di media sosial sehingga mereka memutuskan untuk saling bertemu," ucap Komarudin. Dari kejadian tersebut, ada tiga orang korban yang menderita luka dari senjata tajam di bagian perut, pinggang, dan punggung. Hingga harus dirawat di rumah sakit. Dari situ juga Polres berhasil mengamankan 6 orang ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum). Polres Kota Tangerang juga mengamankan berbagai jenis Sajam (Senjata Tajam). Komarudin menyatakan bahwa kedua kelompok tawuran dapat dijerat pasal 169 karena berupaya melakukan tawuran. Para pelaku dari kedua kelompok yang melakukan tawuran masih duduk dibangku kelas 9 SMP disekolah yang sama. "Para pelaku masih 1 sekolah cuman beda geng. Salah satu SMP di Tangerang," Tambahnya. Kombes Komarudin juga menghimbau kepada para orang tua diluar sana untuk memperhatikan dan memberikan pengawasan ekstra kepada putra dan putrinya.(Tim mg1/MP)


.jpg)














