- Ramadhan Guncang Kesadaran! Ade Duryawan: Puasa Lawan Nafsu, Hancurkan Keserakahan
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna I, Bupati Sampaikan Pengantar Lima Raperda Strategis
- Menuju 2027 Pemkab dan DPRD Barito Utara Perkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan
- Momen Silaturahmi dan Santunan Yatim, Karnain Asyhar Sampaikan Apresiasi untuk Kekeluargaan Urang Bangka
- DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi
- Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional
- Bendahara DPC PKB Majalengka Sampaikan Ucapan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Jalankan Amanat Presiden, Bupati Pimpin Bersih Lingkungan Blitar Asri Bersama Masyarakat
- Ketua Umum PB. Formula Mendukung Keputusan Ketua MUI Bidang Fatwa, Jangan Beli Produk AS yang Tidak Halal
Tak Sekadar Wacana, Pemkab Barito Utara Mulai Realisasikan Pelebaran Jalan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai merealisasikan program pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh. H Shalahuddin memastikan pekerjaan sudah bergerak meski masih pada tahap awal, usai kegiatan groundbreaking di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (18/02/2026).
Menurutnya, sejumlah ruas yang menjadi prioritas penanganan yakni Jalan Yetrosinseng, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Pramuka, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Dahlia. Ia menilai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut sudah cukup tinggi, terutama di area pertokoan yang kerap memicu kemacetan dan menyulitkan kendaraan untuk berputar.
“Kondisi inilah yang harus segera kita atasi. Kita ingin daerah kita mampu bersaing dan tidak kalah dengan kabupaten atau kota lain. Penataan kota harus dilakukan secara serius dan terencana,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, saat ini pekerjaan difokuskan pada kegiatan pendahuluan seperti pembongkaran dan penyesuaian pagar kantor pemerintah, pemindahan tiang listrik, serta penataan awal kawasan. Tahap awal ini dilaksanakan melalui mekanisme swakelola sebagai bagian dari kegiatan rutin perangkat daerah.
Sementara itu, untuk pekerjaan fisik berskala besar akan dilaksanakan melalui sistem kontrak. Proses pengadaan barang dan jasa serta lelang disebutnya tengah berjalan.
“Secara administrasi dan prosedural semuanya sudah berproses. Kita tidak menunggu kontrak selesai baru bergerak.
Dari sekarang sudah mulai bekerja. Begitu kontrak turun, kita langsung tancap gas,” tegasnya.
Ia menambahkan, tahapan pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penyelesaian aset milik pemerintah daerah menjadi prioritas pertama, dilanjutkan dengan aset instansi vertikal yang koordinasinya telah dilakukan.
Setelah itu, penanganan aset milik masyarakat akan dilaksanakan dengan pendekatan persuasif.
Proses sosialisasi kepada masyarakat disebut telah berjalan. Penilai tanah (appraisal) juga tengah dalam proses lelang guna memastikan besaran ganti rugi dihitung secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan.
“Semua akan dihitung secara transparan dan akuntabel. Tidak ada yang kita sembunyikan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para Asisten Sekda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Di akhir pernyataannya, H Shalahuddin mengajak seluruh elemen, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal proyek tersebut agar berjalan lancar dan tepat sasaran. “Mari kita kawal bersama agar pembangunan ini cepat selesai, berkualitas, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.
(A)















