Breaking News
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
Suwito Saren: Apel Kebangsaan Langkah Preventif Cegah Degradasi Bangsa Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Soliditas Kaum Muda Perlu terus digalakan melalui berbagai kesempatan, termasuk salah satunya dengan menggelar upacara akbar apel Kebangsaan Satu Indonesia, sejalan dengan perkembangan peradaban dunia modern, generasi muda dipandang sangat rentan di pengaruhi oleh faham sesat, baik melalui budaya, agama serta keyakinan akan sebuah landasan idiologi. Ungkapan ini disampaikan Suwito Saren Satoton selaku Ketua DPRD Kabupaten Blitar Senin (13/06/22). "Seperti apel Kebangsaan Satu Indonesia ini, memang perlu dilaksanakan sebagai bentuk ikrar rasa nasionalisme, meningkatkan kecintaan kita akan tanah air Indonesia degan tidak membedakan suku rasn dan agama,"ungkapnya. Dengan kepedulian para pemimpin, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk senantiasa mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Suwito lebih lanjut menekankan, apel yang diikuti oleh organisasi kepemudaan ini, akan memupuk persatuan bangsa dan negara, apalagi saat ini banyak upaya merongrong negara dan bangsa ini dengan tiga cara seperti di ungkap oleh kepala staf Kepresidenan Jendra Prn. Moeldoko yakni mempengaruhi keyakinan, landasan idiologi dan ancaman rasa cinta akan tanah air. "Ini jika tidak kita rajut pemahaman tentang tiga hal itu, niscaya akan terjadi perpecahan yang tentu juga akan mengganggu stabilitas keamanan suatu bangsa dan negara yakni Indonesia, oleh karenanya saya sangat mengapresiasi adanya apel Kebangsaan yang melibatkan semua komponen OKP di Kabupaten Blitar,"tandasnya. Lebih lanjut Suwito juga menekankan, apel Kebangsaan yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno adalah sangat tepat sebagai bentuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan, karena dengan perbedaan ini justru semakin membuat indah dalam kesatuan dan semakin menguatkan perbedaan bangsa ini tetap dalam satu wadah Bhineka Tunggal Ika, dan kita harus selalu menjaga, melestarikannya, contoh dengan selalu bangga akan semua produk produk dalam negeri. "Apel yang diselenggarakan ini ada pesan moral yang tersirat didalamnya, yakni memupuk rasa persatuan dan kesatuan terlebih ini dilaksanakan di Bulan Bung Karno, dan Kami dari Legeslatif juga mendorong agar hal seperti ini bisa masuk ke dalam Peraturan Daerah,"pungkasnya.(za/mp)


.jpg)














