Breaking News
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Sosialisasi dan Simulasi Cepat Tanggap Tangani Kebakaran di Dinkes Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Meningkatkan keterampilan dan melatih kesigapan seluruh pegawai Dinas Kesehatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar sosialisasi dan simulasi cepat tanggap tangani kebakaran, yang terjadi di Kantor Dinas Kesehatan, Jumat (29/7/22). Dalam simulasi, pegawai Dinkes yang terdiri dari petugas ambulans dan 119 membentuk tim cepat tanggap, yang langsung melakukan pertolongan pertama saat terjadi kebakaran di ruang bawah kantor Dinkes. Ada lima korban kebakaran dengan kondisi keparahan yang berbeda-beda. Security Dinkes pun langsung menghubungi 119 dan petugas Damkar, untuk segera melakukan penanganan dan pemadaman kebakaran. “Petugas 119 dan ambulans juga sigap melakukan penanganan pertolongan pertama di lokasi kejadian, dengan kondisi keparahan korban yang berbeda-beda. Salah satunya, memberikan oksigen kepada korban, semua dilakukan senatural mungkin, dengan tahapan yang profesional,” ungkap dr Dini Anggraeni, Kepala Dinas Kesehatan, usai simulasi. Ia pun menjelaskan, pencegahan bencana kebakaran perkantoran seperti ini, guna menghindari kerugian material maupun jiwa yang tidak diinginkan dan kejadian tidak dapat diprediksi kapan waktunya. Maka, perlu dilakukan langkah antisipasi berupa edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran. “Dinkes akan melakukan pelatihan peningkatan kompetensi dan kemampuan diri seperti ini secara berkala. Kalau bisa, pelatihan yang akan datang juga turut diikuti OPD lain yang sekitaraya terkait. Sehingga, penanganganan bencana apa pun yang mungkin terjadi di Kota Tangerang dapat cepat dan tanggap ditangani,” harapnya. Sementara itu, Daik Romaita, Fasilitator dari BPBD Kota Tangerang mengatakan BPBD terbuka untuk siapa pun, baik OPD, masyarakat pemukiman hingga perkantoran untuk menggelar pelatihan atau sosialisasi dan simulasi seperti ini. “Untuk permohonan tidak sulit, pemohon hanya perlu bersurat ke kantor BPBD dan petugas akan merespon untuk mengatur jadwal. Pastinya ini terbuka untuk siapa pun, ayo tingkatkan kemampuan diri dalam menangani bencana darurat dengan pengetahuan dan skill yang terlatih,” katanya.Jhn


.jpg)














