- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia Siap Berkontribusi Maksimal Dalam Pengembangan Koperasi di Indonesia

Keterangan Gambar : Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (SERUNI) berkomitmen untuk membantu program besar Presiden Prabowo Subianto salah satunya meningkatkan daya saing koperasi di Indonesia.
MEGAPOLITANPOS.COM, Serang - Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (SERUNI) berkomitmen untuk membantu program besar Presiden Prabowo Subianto salah satunya meningkatkan daya saing koperasi di Indonesia. Dalam agenda perdana Kunjungan Kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan SERUNI, Selvi Gibran Rakabuming Raka sebagai sebagai Ketua Pembina SERUNI mengajak masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu untuk bergabung di dalam wadah koperasi.
Selvi juga mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kapasitas usahanya melalui wadah koperasi. Dalam kunjungan kerja tersebut, Selvi bersama anggota SERUNI lainnya memberikan semangat dan dukungan kepada masyarakat dan pegiat koperasi untuk lebih fokus dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Sementara Ketua Bidang 6 Bidang Ketahanan Ekonomi Masyarakat SERUNI Dina Budi Arie Setiadi (istri Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi) menegaskan kegiatan sosialisasi dalam rangka rebranding koperasi akan dilakukan secara marathon di berbagai wilayah di Indonesia agar angka partisipasi masyarakat untuk berkoperasi semakin meningkat. Misi ini sekaligus sebagai bentuk dukungan SERUNI untuk meningkatkan rasio keanggotaan masyarakat berkoperasi sebanyak 60 juta di tahun ini.
Baca Lainnya :
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
"Sosialisasi seperti ini bagus sekali sehingga rencananya kita dalam rangka rebranding koperasi ke depan kegiatan ini akan kami lanjutkan ke daerah - daerah dengan menggandeng DWP (Dharma Wanita Persatuan), Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)," kata Dina Budi Arie dalam kunjungan tersebut.
Dina Budi Arie menegaskan bahwa koperasi menjadi salah satu wadah yang paling strategis pagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara bersama-sama. Untuk itu, Dina Budi Arie memastikan bersama SERUNI akan mendukung penuh seluruh upaya pemerintah dalam memajukan koperasi di Indonesia.
"Kami berharap semua ibu-ibu paham dan mengerti soal koperasi makanya kita adakan sosialisasi acara ini. Kami tadi mendengar bahwa banyak ibu - ibu yang belum berkoperasi padahal banyak keuntungan yang bisa didapatkan (melalui koperasi), sayangnya banyak yang belum tahu mengerti informasi secara utuh keuntungan berkoperasi itu," ulas Dina Budi Arie.
Dalam sosialisasi tersebut, KemenKop juga mengadakan rangkaian diskusi dengan mengangkat dua tema, yaitu Mengapa Koperasi dan Bagaimana Akses Pembiayaan melalui Koperasi serta Peluang Ekonomi Pengolahan Sampah Organik dengan narasumber Adi Sulistyowati dan Prof. Ambar Pertiwiningrum. Adapun peserta dari acara tersebut mayoritas adalah anggota PKK Serang dan pengiat koperasi di Serang.
Selain itu, di tempat berlangsungnya acara juga disiapkan booth Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB - KUMKM) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) dari KemenKop. LPDB - KUMKM menyatakan siap memberikan pendampingan kepada koperasi untuk memperoleh fasilitas pembiayaan sebagai modal pengembangan usaha koperasi.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)



.jpg)











