- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
Sekda Hadiri Grand Opening House of TikTokers Digital Hub BSD City Tangerang

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Grand Opening House of TikTokers Digital Hub
MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang,- Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Grand Opening House of TikTokers Digital Hub, BSD City, Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang. Jum'at, (27/01/23).
Sekda dalam sambutannya mengatakan pertumbuhan digitalisasi di wilayah Kabupaten Tangerang mendorong UMKM untuk terus meningkatkan inovasi dan kreatifitas bidang ekonomi kreatif.
Sekda berharap dengan diresmikannya House Of TikTokers by DCT Agency dan Marketing Gallery Digital Loft juga dapat membantu kaum muda milenial dan UMKM khususnya di Kabupaten Tangerang untuk mengembangkan diri dan mampu bersaing di pasar global.
Baca Lainnya :
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
"Dengan diresmikannya DCT Agency dan Marketing Gallery Digital Loft ini diharapkan menjadi geliat kreatifitas anak muda dan UMKM untuk meningkatkan ekonomi Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang" ungkap Sekda.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir pada peresmian tersebut mengajak para content creator untuk bisa merangkul para UMKM di Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya menuju ekonomi digital.
Dia menambahkan keterlibatan para konten kreator sangat dibutuhkan karena saat ini masih banyak para UMKM yang kesulitan untuk melakukan promosi melalui teknologi digital.
"Saat ini, UMKM di Indonesia sangat membutuhkan promosi dan penjualan digital, karena perkembangan (ekonomi digital) cukup pesat. Tercatat waktu Harbolnas, penjualannya mencapai Rp 22,7 triliun," ungkap Sandiaga.
Menurut Sandiaga, transformasi digital yang saat ini terjadi sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, baik dalam hal transaksi maupun promosi yang memanfaatkan teknologi digital.
Sementara itu, CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan pembangunan kawasan Digital Hub yang digadang-gadang menjadi silicon valley Indonesia akan turut serta membantu pemerintah dalam mengembangkan ekosistem digital tersebut.
"Bukan hanya dari sisi kontem kreator, tapi kami pun juga siap membantu pemerintah dari sisi lokasi, untuk menampung para start up dalam mengembangkan bisnisnya," ujarnya.
Founder dan CEO Social Bread, salah satu startup yang menjembatani UMKM dengan para konten kreator, Edho Zell mengatakan, pihaknya menjembatani UMKM agar dapat maju dengan memanfaatkan digitalisasi teknologi dan sosial media. Sehingga UMKM brand lokal bisa berkembang dan terus maju.
"Ada 70 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sudah bekerja sama dengan memanfaatkan pemasaran digital. Hal ini karena melihat ke depan bahwa ekonomi kreatif akan menjadi pemulihan ekonomi nasional dengan adanya isu potensi resesi di 2023," ungkap Edho.
Edho melanjutkan media promosi yang tarifnya murah, praktis dan luas jangkauannya sangat membantu para UMKM memasarkan produknya tanpa harus sulit melakukan pengambilan gambar atau editing.
"Disini tarif mulai Rp. 80 ribu. Mereka (UMKM) bisa bekerja sama dengan para pelaku media sosial untuk promosi dagangannya," ungkapnya. ** (Jhn)










.jpg)





