- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
Sekda Asahan Ikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi

Keterangan Gambar : Bupati Asahan yang diwakili Sekda Asahan turut mengikuti kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi adalah pertemuan tahunan tingkat nasional berkaitan dengan koordinasi pengendalian inflasi. Pertemuan ini diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan didukung oleh 542 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang terus bekerjasama untuk menjaga agar harga-harga tetap stabil dan mencapai target inflasi nasional, meskipun sedang dihadapkan pada berbagai risiko inflasi dan tantangan terkait ketahanan pangan. Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023 diselenggarakan secara hybrid di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden RI. Tema utama Rakornas tahun ini adalah "Memperkuat Sinergi dan Inovasi untuk Stabilisasi Harga Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan".
Bupati Asahan yang diwakili Sekda Asahan turut mengikuti kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut, Kamis (31/8/2023). Turut juga hadir Asisten II, Staf Ahli dan beberapa OPD dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan tersebut.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut laju inflasi Indonesia turun lebih cepat dan telah kembali ke sasaran 2-4 persen. Perry menjelaskan, turunnya inflasi terjadi pada seluruh kelompok, baik inti, harga bergejolak (volatile food), dan harga yang diatur pemerintah (administered prices).
“Seluruh wilayah juga mencatatkan penurunan inflasi dan telah berada dalam sasaran inflasi nasional,” tandasnya.
Sementara Presiden Joko Widodo mengungkapkan angka inflasi Indonesia jauh lebih rendah ketimbang sejumlah negara di dunia. Hal itu didukung oleh sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi.
"Inflasi sangat terkendali di angka 3,08 persen di Juli 2023, ini sebuah angka yang sangat baik sekali," kata Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut Presiden Bersama Menko Perekonomian dan Gubernur BI menyerahkan TPID Awards kepada beberapa daerah dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia.
Usai mengikuti rakor tersebut, Sekda Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si sampaikan terkait terhadap menyikapi kondisi Inflasi, Pemkab Asahan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan seluruh pihak terkait yang telah berhasil menekan laju inflasi di Indonesia. Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa Pemkab Asahan siap mendukung dan mensukseskan program nasional dalam menekan laju inflasi khususnya di Kabupaten Asahan.
“Ketidakpastian global sangat berdampak buruk, maka dari itu kita Pemerintah Kabupaten Asahan ingin seluruh OPD dan Forkopimda bersinergi untuk mengurangi angka inflasi di Daerah Kabupaten Asahan”, ujar Sekda. ** DS

















