- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
Sarahsehan Kesehatan Bersama BPOM Hadirkan Nurhadi DPR RI Partai Nas Dem ini Respon Sumaji DPRD Kab Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka turut mencerdaskan dan menyehatkan bangsa Indonesia Partai Nas Dem menggelar sarasehan tentang penggunaan obat dan makanan minuman bertajuk Informasi obat dan makanan melalui website BPOM dan aplikasi BPOM mobile mengajak masyarakat semakin cerdas.
Kegiatan laksanakan di kediaman anggota DPRD Nas Dem Kabupaten Blitar Sumaji jalan raya Serut Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro pada Minggu (23/03/25).
Acara ini dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi 9 Nurhadi S.Pd, MM dari Daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, dan Kota Kediri. Komisi 9 adalah yang membidangi Kesehatan sehingga sangat pas. Selain itu juga hadir Kakak Ciput anggota DPRD sekarang, kak Narto juga kak Mega.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
"Ini bagian untuk sosialisasi agar masyarakat semakin pintar menggunakan obat obatan, dan lebih mengenali jenis obat, dengan minum obat yang semaki cepat kasiatnya atau cespleng, itu sangat berbahaya, bisa dipastikan mengandung Bahan Kimia Obat," ungkap Nurhadi.
Bila kita minum obat misal obat atau jamu tradisional masih tutur Nurhadi, efek khasiat minum jamu tradisional tidak serta merta langsung dapat dirasakan, "Agar diperhatikan Bahan Kimia Obat (BKO) sangat berbahaya, untuk itu kita harus seksama, Bahan Kimia Obat dapat merusak fungsi ginjal dan dampak efek kesehatan lainya," tutur Nurhadi
Pada kesempatan sore itu acara penyuluhan dihadiri Rini Wulan Sari dari BPOM Surabaya, dan Reni Agustina dari BPOM kediri, dalam hal ini berdua mengajak masyarakat lebih berhati hati mengkonsumsi makanan apalagi sekarang saat Ramadhan banyak penjual makanan di mana mana.
"Masyarakat harus jeli memilih makanan hindari makanan kedaluwarsa, terutama parcel lebaran, makanan kue kue, minuman," Tuturnya.
Tugas Badan Pengawa Makanan dan minuman adalah menjaga keamanan dan mutu produk olahan obat makanan dan minuman. Pengawasan dari mulai pemilihan bahan bahan - produksi - sampai peredaran.

"Masyarakat harus ingat KLIK yakni Kemasanya dalam kondisi baik tidak cacat. Label produk penandaan label yang benar. I yakni tentang ijin edar, masyarakat harus tahu akan hal itu, semua produk harus punya ijin beredar di pasaran, dan ke tiga adalah K yang berarti makanan apakah layak dikonsumsi, digunakan dalam ambang batas atau kedaluwarso," pungkasnya.
Sementara itu Sumaji Anggota DPRD Kabupaten Blitar Komisi III ini, Pihaknya sebagai wakil rakyat sangat berharap dengan penyuluhan ini menjadikan masyarakat semakin cerdas, sehingga akan selalu mengkonsumsi
makanan olahan pabrikan hati hati dan tidak sembarangan minum obat dan jamu tradisional.
"Ini adalah hal yang sangat tepat untuk diketahui masyarakat, belanja makanan, minuman, parcel menjelang lebaran, ini sangat mengedukasi bagi masyarakat," pungkasnyap. ** (za/mp)














