- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Sarahsehan Kesehatan Bersama BPOM Hadirkan Nurhadi DPR RI Partai Nas Dem ini Respon Sumaji DPRD Kab Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka turut mencerdaskan dan menyehatkan bangsa Indonesia Partai Nas Dem menggelar sarasehan tentang penggunaan obat dan makanan minuman bertajuk Informasi obat dan makanan melalui website BPOM dan aplikasi BPOM mobile mengajak masyarakat semakin cerdas.
Kegiatan laksanakan di kediaman anggota DPRD Nas Dem Kabupaten Blitar Sumaji jalan raya Serut Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro pada Minggu (23/03/25).
Acara ini dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi 9 Nurhadi S.Pd, MM dari Daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, dan Kota Kediri. Komisi 9 adalah yang membidangi Kesehatan sehingga sangat pas. Selain itu juga hadir Kakak Ciput anggota DPRD sekarang, kak Narto juga kak Mega.
Baca Lainnya :
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
"Ini bagian untuk sosialisasi agar masyarakat semakin pintar menggunakan obat obatan, dan lebih mengenali jenis obat, dengan minum obat yang semaki cepat kasiatnya atau cespleng, itu sangat berbahaya, bisa dipastikan mengandung Bahan Kimia Obat," ungkap Nurhadi.
Bila kita minum obat misal obat atau jamu tradisional masih tutur Nurhadi, efek khasiat minum jamu tradisional tidak serta merta langsung dapat dirasakan, "Agar diperhatikan Bahan Kimia Obat (BKO) sangat berbahaya, untuk itu kita harus seksama, Bahan Kimia Obat dapat merusak fungsi ginjal dan dampak efek kesehatan lainya," tutur Nurhadi
Pada kesempatan sore itu acara penyuluhan dihadiri Rini Wulan Sari dari BPOM Surabaya, dan Reni Agustina dari BPOM kediri, dalam hal ini berdua mengajak masyarakat lebih berhati hati mengkonsumsi makanan apalagi sekarang saat Ramadhan banyak penjual makanan di mana mana.
"Masyarakat harus jeli memilih makanan hindari makanan kedaluwarsa, terutama parcel lebaran, makanan kue kue, minuman," Tuturnya.
Tugas Badan Pengawa Makanan dan minuman adalah menjaga keamanan dan mutu produk olahan obat makanan dan minuman. Pengawasan dari mulai pemilihan bahan bahan - produksi - sampai peredaran.

"Masyarakat harus ingat KLIK yakni Kemasanya dalam kondisi baik tidak cacat. Label produk penandaan label yang benar. I yakni tentang ijin edar, masyarakat harus tahu akan hal itu, semua produk harus punya ijin beredar di pasaran, dan ke tiga adalah K yang berarti makanan apakah layak dikonsumsi, digunakan dalam ambang batas atau kedaluwarso," pungkasnya.
Sementara itu Sumaji Anggota DPRD Kabupaten Blitar Komisi III ini, Pihaknya sebagai wakil rakyat sangat berharap dengan penyuluhan ini menjadikan masyarakat semakin cerdas, sehingga akan selalu mengkonsumsi
makanan olahan pabrikan hati hati dan tidak sembarangan minum obat dan jamu tradisional.
"Ini adalah hal yang sangat tepat untuk diketahui masyarakat, belanja makanan, minuman, parcel menjelang lebaran, ini sangat mengedukasi bagi masyarakat," pungkasnyap. ** (za/mp)
















