- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Saat Virtual Jobfair, Pj Beberkan Strategi Pemkot Tingkatkan Kualitas Pencaker

Keterangan Gambar : Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali membuka kegiatan Virtual Jobfair
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali membuka kegiatan Virtual Jobfair sebagai upaya menjembatani para pencari kerja di Kota Tangerang agar mendapat kesempatan memasuki dunia kerja.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengungkapkan, lokasi strategis dan juga potensi yang dimiliki Kota Tangerang membuat banyak industri berinvestasi yang juga membawa peluang - peluang kerja bagi masyarakat di Kota Seribu Industri Sejuta Jasa.
"Pemkot terus memetakan peluang kerja yang ada di Kota Tangerang dengan diikuti kualifikasi dan kompetensi dari para pencaker," terang Pj, saat membuka kegiatan Virtual Jobfair secara daring, Selasa (30/1).
Baca Lainnya :
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Untuk menjawab tantangan dunia kerja, Pemkot, berupaya meningkatkan kompetensi dari para pencari kerja dengan mengedepankan melalui program pelatihan, magang dan sertifikasi keahlian.
Menurut Pj, program sertifikasi keahlian menjadi hal yang krusial di mana saat ini posisi strategis di banyak perusahaan memerlukan sertifikasi, dan secara tidak langsung akan membawa manfaat pada peningkatan kualitas SDM.
"Kami akan dorong perusahaan untuk bisa membantu melakukan sertifikasi keahlian melalui pemanfaatan program tanggung jawab sosial," terang Dr. Nurdin.
Strategi lain, kata alumnus Universitas Indonesia ini, dapat ditempuh dengan pemenuhan hak bagi pekerja di sektor informal, yakni pemenuhan tiga layanan utama bagi pekerja antara lain kesehatan, kecelakaan kerja dan jaminan hari tua.
"Ada perusahaan asuransi tapi belum banyak dimanfaatkan oleh sektor informal, dan akan kami komunikasikan agar bisa terpenuhi," bebernya.
Sebagai informasi, pada virtual jobfair ke-40 tahun 2024, diikuti sebanyak 14 perusahaan dengan formasi jabatan yang tersedia sebanyak 36 jabatan dan 1.557 lowongan. ** (Jhn)

















