- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
Rekomendasi Menu Berbuka Sehat Ramadan 1447 H Tahun 2026

Keterangan Gambar : ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Memasuki Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, umat Muslim kembali menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat. Selain memperkuat spiritualitas, momen berbuka puasa juga menjadi perhatian penting, karena pola makan yang tepat akan menentukan kebugaran tubuh selama sebulan penuh.
Ahli gizi menyarankan agar masyarakat tidak tergoda langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar saat azan Magrib berkumandang. Tubuh yang berpuasa lebih dari 12 jam membutuhkan asupan bertahap agar sistem pencernaan tidak "kaget". Awali dengan yang Manis dan Cair
Berbuka idealnya diawali dengan :
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
-2–3 butir kurma
-Air putih hangat
-Air kelapa tanpa gula tambahan
-Kurma menjadi pilihan utama karena kandungan gula alaminya membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa lonjakan drastis.
Setelah itu, disarankan memberi jeda sekitar 10–15 menit sebelum menyantap menu utama.
Menu Utama : Seimbang dan Tidak Berlebihan
Menu berbuka yang baik sebaiknya mengandung unsur karbohidrat, protein, dan serat. Karbohidrat: nasi putih atau nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus. Protein : ayam panggang, ikan bakar, telur, tahu, atau tempe. Sayuran: sayur bening bayam, capcay kuah, tumis buncis, atau lalapan segar.
Metode memasak seperti rebus, kukus, atau panggang lebih dianjurkan dibandingkan gorengan berlebihan yang dapat memicu gangguan lambung dan rasa haus di malam hari.
Batasi Gula dan Gorengan
Takjil manis seperti kolak dan es buah tetap boleh dikonsumsi, namun dengan kadar gula yang terkontrol. Minuman bersoda dan terlalu manis sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan perut terasa penuh dan cepat lemas.
Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk rehidrasi. Dianjurkan minum secara bertahap hingga waktu sahur agar kebutuhan cairan harian terpenuhi.
Ramadan Jadi Momentum Pola Hidup Sehat
Ramadan 1447 H bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan membangun pola hidup lebih disiplin. Dengan memilih menu berbuka yang sehat dan seimbang, tubuh tetap bertenaga, ibadah semakin khusyuk, dan aktivitas harian tetap berjalan optimal.
Berbuka secukupnya, bernutrisi, dan tidak berlebihan menjadi kunci agar Ramadan tahun ini membawa manfaat spiritual sekaligus kesehatan bagi seluruh keluarga.

















