- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Rekan Indonesia Jaktim Minta Walikota Jaktim Fokus Soal DBD.

Keterangan Gambar : Chamdi (kanan) Ketua Divisi Kesehatan Dan Organisasi Rekan Indonesia Jaktim
MEGAPOLITANPOS.COM. JAKARTA. Memasuki musim penghujan, Jakarta selalu dihantui dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini terkait dengan kesadaran warga yang masih rendah dalam melonjaknya angka DJAKARTA
Padahal dinas kesehatan (dinkes) DKI Jakarta dan suku dinas kesehatan (sudinkes) kotamadya se Jakarta sudah sering melakukan sosialisasi dan penanggulangan DBD.
Namun sayangnya hal itu tidak dibarengi dengan keseriusan pemerintah Kota Jaktim, dimana Walikota Jaktim kurang fokus dalam menanggulangi melonjaknya kasus DBD di Jaktim.
Baca Lainnya :
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Program Infrastruktur hingga Bedah Rumah Jadi Bukti Kinerja Wali Kota Jakpus Arifin
- Perumda TB–UI Berkolaborasi, Sachrudin: Wujudkan Layanan Air Bersih Makin Prima
- Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Adakan Lomba PRLH dan Work Shop
Pada saat ini, Jakarta Timur (Jaktim) masuk dalam kategori tinggi, dimana kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta Timur per 29 Mei 2024 adalah 2.229 kasus. Kecamatan Pasar Rebo merupakan wilayah dengan kasus DBD tertinggi di Jaktim yaitu 336 kasus.
Hal ini disampaikan oleh Chamdi, ketua divisi kesehatan dan organisasi Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Jaktim melalui siaran persnya hari ini (10/10).
“Pemkot Jaktim kurang serius dalam penanganan DBD di wilayah. Walikota sebagai pemimpin tertinggi di Jaktim kurang fokus dalam penanganan kasus DBD” ujar Chamdi.
Chamdi menambahkan, masih banyak jentik nyamuk yang ditemukan di rumah-rumah warga. Jumlah rumah yang positif terdapat jentik-jentik nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) ada 2.667.
“Ini membuktikan Walikota Jaktim kurang mendorong partisipasi warga Jaktim untuk bersama-sama memberantas jentik nyamuk aedes aegypti” jelas Chamdi.
Chamdi menambahkan, untuk menekan angka DBD di Jaktim, walikota tidak bisa hanya bertumpu pada kader jumantik tapi juga bagaimana walikota bisa mengajak warga Jaktim untuk bisa menjadi jumantik mandiri di rumahnya masing-masing.
"Perlu kolaborasi untuk mengatasi angka DBD di Jaktim. Walikota jangan pasif, harus aktif mengajak warga Jaktim untuk bisa bersama-sama berperang melawan DBD." tegas Chamdi.


.jpg)














