Breaking News
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Rekan Indonesia : Anggota DPRD DKI Jakarta Salah Sorot, Warga Penyitas TB Di Sorot Gizi Buruk.

MEGAPOLITANPOS.COM: Anggota DPRD DKI Jakarta Ong Yenny menyoroti soal kasus adanya warga yang terbaring lemah dengan kondisi kurus di Jalan Belakang, Kel. Kamal, Kec. Kalideres, Jakarta Barat. Pasalnya saat melakukan reses pada tanggal 8 Juli 2022 di Jalan Belakang, Kel. Kamal, Kec. Kalideres, dirinya mendapat curhatan ada seorang warga tengah alami kurang gizi. "Tentu ini sangat memprihatinkan ya, di ibukota Jakarta masih ada warga yang luput dari perhatian pemerintah DKI terutama Jakarta Barat. Ada salah satu warga dengan kondisi menyedihkan dimana badannya kurus kering. Kok tahu gtu,"tukas Ong Yenny. Menanggapi sorotan anggota DPRD DKI tersebut, Hidayat pengurus Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia DKI Jakarta mengatakan, yang disorot anggota DPRD DKI tersebut salah, karena warga tersebut adalah penyitas TB bukan gizi buruk. "Sepertinya perlu ada pemahaman yang jernih soal gizi buruk sehingga tidak salah sorot hanya berdasarkan tampilan fisik" ujar Hidayat. Menurut Dayat biasa dia dipanggil, warga Kamal, Kalideres yang disorot itu bukan penyitas gizi buruk tapi penyitas TB, apalagi warga tersebut memang sudah lama mengidap TB aktif. "Gizi buruk merupakan jenis kondisi dimana kekurangan baik dari segi protein, kalori, serta vitamin dan mineral. Sedangkan Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis." jelas Hidayat. Bakteri ini menyebar melalui percikan air liur pengidap tuberkulosis yang bersin atau batuk. Dan bisa menjadi TB Tulang akibat menyebarnya bakteri tuberkulosis dari paru- paru ke tulang belakang hingga ke keping/sendi yang ada di antara tulang belakang, tambah Hidayat. "Penyebabnya macam-macam, bisa Faktor sosial ekonomi yang rendah atau buruk, tinggal di area yang memiliki tingkat kasus tuberkulosis tinggi atau endemik. orang yang mengalami mal nutrisi, orang-orang kelompok lanjut usia, dan orang terinfeksi HIV" papar Dayat Dayat berharap, sebagai anggota DPRD DKI sebaiknya meningkatkan pengetahuannya terkait kesehatan masyarakat dan melakukan mitigasi dan investigasi terlebih dahulu bila mendapat laporan kasus sehingga tidak menimbulkan salah persepsi melalui berita yang sensasional semata.


.jpg)





.jpg)







