- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Refleksi Setahun Eman - Dena, Pemkab Majalengka Tegaskan Komitmen Langkung Sae

Keterangan Gambar : Tasyakur Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, Senin (23/2/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) sekaligus Tasyakur Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, Senin (23/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Yudha Karya Abdi Negara itu mengusung tema "Bekerja, Mengabdi, Melayani untuk Majalengka Langkung Sae". Acara dihadiri jajaran pejabat struktural, kepala perangkat daerah, direktur BUMD, hingga para camat se-Kabupaten Majalengka.
Dalam pemaparan refleksi satu tahun kepemimpinan, Bupati Eman menegaskan bahwa periode 2025 menjadi fase penting dalam memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
"Setiap capaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari ASN, pemerintah desa, mitra pembangunan hingga masyarakat Majalengka," ujarnya.
Berbagai indikator kinerja menunjukkan tren positif. Pemerintah Kabupaten Majalengka berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali berturut-turut. Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) juga meningkat dengan predikat BB, sementara Indeks Reformasi Birokrasi meraih predikat A dan menempatkan Majalengka dalam jajaran terbaik di Jawa Barat.
Di sektor ekonomi, laju pertumbuhan daerah tercatat meningkat, diiringi penurunan tingkat pengangguran serta naiknya realisasi investasi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun menunjukkan peningkatan sebagai indikator membaiknya kualitas hidup masyarakat.
Pemkab Majalengka juga menyoroti transformasi pelayanan publik melalui program inovatif seperti percepatan layanan administrasi kependudukan dan optimalisasi Mal Pelayanan Publik. Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, stabilitas inflasi daerah tetap terkendali sebagai bagian dari komitmen menjaga daya beli masyarakat.
Menghadapi 2026, pemerintah daerah menargetkan penguatan sektor industri lokal, peningkatan kualitas lingkungan, serta respons cepat terhadap kebencanaan. Konsolidasi internal dan sinergi lintas sektor disebut menjadi kunci untuk menjaga momentum pembangunan.
Menutup kegiatan, Bupati Eman mengingatkan seluruh jajaran agar terus bekerja dengan semangat pelayanan serta terbuka terhadap kritik masyarakat.
"Publikasikan setiap capaian sebagai bentuk transparansi. Namun jangan pernah antikritik. Setiap keluhan harus dijawab dengan solusi konkret," tegasnya.
Melalui refleksi ini, Pemkab Majalengka menegaskan komitmen untuk terus bergerak maju mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae" demi kesejahteraan masyarakat. ** (Agit)












1.jpg)




