- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum

Keterangan Gambar : Ketua PWI Majalengka, Pai Supardi,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Puncak resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) di Majalengka menghadirkan momen yang tak tercantum dalam susunan acara, namun justru menjadi perhatian publik.
Di sela agenda yang padat, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjukkan sikap responsif dengan melayani awak media secara spontan.
Dalam balutan peci hitam dan sorban, Kapolri menyampaikan sambutan selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 11.15 WIB hingga 12.20 WIB. Ia menekankan pesan persatuan serta mengajak masyarakat berperan sebagai cooling system agar pembangunan nasional tetap berjalan kondusif.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
- PAD Majalengka Melejit! Pajak Kendaraan Sumbang Rp 83,6 Miliar, Sinyal Kuat Ekonomi Daerah Bangkit
- DPRD Majalengka Soroti Limbah Industri dan IPAL, Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2026
Usai memberikan sambutan, Kapolri turun dari panggung untuk berfoto bersama dan menyapa para guru, murid, serta santri PUI dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa kali ia berhenti untuk berjabat tangan dan melayani swafoto, membuat suasana yang semula formal berubah menjadi hangat dan akrab.
Sesuai agenda awal, Kapolri dijadwalkan langsung meninggalkan lokasi karena padatnya kegiatan lanjutan. Pengamanan pun diperketat, terlebih mempertimbangkan kondisi cuaca yang dikhawatirkan memengaruhi jadwal berikutnya.
Sekitar pukul 12.30 WIB, saat Kapolri berjalan menuju area keluar dengan pengawalan ketat, terdengar panggilan dari arah kerumunan jurnalis.
"Pak Kapolri, doorstop sebentar, Pak," seru sejumlah awak media.
Langkah pengamanan sempat melambat. Kapolri berhenti, menoleh, lalu berbalik menghampiri para jurnalis. Tanpa podium dan tanpa naskah, ia langsung memberikan keterangan pers secara terbuka.
Dalam doorstop tersebut, Kapolri menjawab berbagai pertanyaan, termasuk terkait kasus yang melibatkan oknum anggota Brimob. Di tengah sorotan publik terhadap institusi akibat ulah oknum, ia menegaskan komitmen penegakan hukum yang tegas dan transparan.
"Saya sudah memerintahkan kepada Kapolda dan Kabid Propam untuk mengambil tindakan tegas, memproses tuntas, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. Prosesnya harus transparan. Secara teknis nanti akan disampaikan oleh Kabid Humas,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri tidak menoleransi pelanggaran, baik terkait kasus Brimob maupun penyalahgunaan narkoba oleh oknum anggota. Penegakan disiplin dan hukum, tegasnya, merupakan bentuk tanggung jawab institusi kepada masyarakat.
Sikap terbuka tersebut dinilai penting dalam menjaga kepercayaan publik di tengah isu negatif yang berkembang. Doorstop singkat itu menjadi ruang klarifikasi yang dianggap dibutuhkan masyarakat dan media.
Apresiasi pun datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka. Ketua PWI Majalengka, Pai Supardi, menilai langkah Kapolri patut menjadi teladan bagi pejabat publik.
"Sikap Kapolri ini harus menjadi contoh. Ketika masyarakat dan media membutuhkan klarifikasi, beliau tetap menyempatkan waktu meski agenda padat," ujar Pai.
Menurutnya, kesediaan melayani doorstop di luar agenda resmi menunjukkan kepekaan dan keterbukaan terhadap kebutuhan informasi publik.
"Meski di tengah isu negatif karena ada oknum anggota yang melanggar aturan, Kapolri tetap hadir memberikan penjelasan. Ini implementasi nyata PRESISI," katanya.
PRESISI merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan yang menjadi arah kebijakan Polri. Dalam konteks Milad PUI di Majalengka, respons cepat Kapolri dinilai mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas di hadapan publik. ** (Agit)




.jpg)












