- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Polisi Tangkap Debt Collector Pelaku Penusukan Advokat
- FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28
- Hadiri Festival Ramadhan PGS 2026, Endah Purwanti Tegaskan Dukungan DPRD Kota Bogor Terhadap Ekonomi Rakyat
- Hadiri Kajian Bahagia Bersama Al-Qur\'an, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Ramadan Momen Cuci Gudang Dosa
- Polres Blitar Kota Gelar Tes Urine Mendadak untuk PJU, Kapolsek dan Personil, Cegah Lahgun Narkoba Internal
- Menhub Audiensi Menko Polkam Bahas Perkuat Koordinasi Pengamanan Transportasi Mudik Idul Fitri 2026
- Digitalisasi Membuka Akses Masyarakat untuk Dapatkan Layanan Pertanahan Lebih Mudah
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- Kajian Tarawih di Masjid UI, Menteri Nusron Bicara Sanad Keilmuan dan Etika Kepemimpinan
PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum

Keterangan Gambar : Ketua PWI Majalengka, Pai Supardi,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Puncak resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) di Majalengka menghadirkan momen yang tak tercantum dalam susunan acara, namun justru menjadi perhatian publik.
Di sela agenda yang padat, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjukkan sikap responsif dengan melayani awak media secara spontan.
Dalam balutan peci hitam dan sorban, Kapolri menyampaikan sambutan selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 11.15 WIB hingga 12.20 WIB. Ia menekankan pesan persatuan serta mengajak masyarakat berperan sebagai cooling system agar pembangunan nasional tetap berjalan kondusif.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Refleksi Setahun Eman - Dena, Pemkab Majalengka Tegaskan Komitmen Langkung Sae
- Muhammadiyah Umumkan Salat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
- Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional
- Bendahara DPC PKB Majalengka Sampaikan Ucapan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H
Usai memberikan sambutan, Kapolri turun dari panggung untuk berfoto bersama dan menyapa para guru, murid, serta santri PUI dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa kali ia berhenti untuk berjabat tangan dan melayani swafoto, membuat suasana yang semula formal berubah menjadi hangat dan akrab.
Sesuai agenda awal, Kapolri dijadwalkan langsung meninggalkan lokasi karena padatnya kegiatan lanjutan. Pengamanan pun diperketat, terlebih mempertimbangkan kondisi cuaca yang dikhawatirkan memengaruhi jadwal berikutnya.
Sekitar pukul 12.30 WIB, saat Kapolri berjalan menuju area keluar dengan pengawalan ketat, terdengar panggilan dari arah kerumunan jurnalis.
"Pak Kapolri, doorstop sebentar, Pak," seru sejumlah awak media.
Langkah pengamanan sempat melambat. Kapolri berhenti, menoleh, lalu berbalik menghampiri para jurnalis. Tanpa podium dan tanpa naskah, ia langsung memberikan keterangan pers secara terbuka.
Dalam doorstop tersebut, Kapolri menjawab berbagai pertanyaan, termasuk terkait kasus yang melibatkan oknum anggota Brimob. Di tengah sorotan publik terhadap institusi akibat ulah oknum, ia menegaskan komitmen penegakan hukum yang tegas dan transparan.
"Saya sudah memerintahkan kepada Kapolda dan Kabid Propam untuk mengambil tindakan tegas, memproses tuntas, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. Prosesnya harus transparan. Secara teknis nanti akan disampaikan oleh Kabid Humas,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri tidak menoleransi pelanggaran, baik terkait kasus Brimob maupun penyalahgunaan narkoba oleh oknum anggota. Penegakan disiplin dan hukum, tegasnya, merupakan bentuk tanggung jawab institusi kepada masyarakat.
Sikap terbuka tersebut dinilai penting dalam menjaga kepercayaan publik di tengah isu negatif yang berkembang. Doorstop singkat itu menjadi ruang klarifikasi yang dianggap dibutuhkan masyarakat dan media.
Apresiasi pun datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka. Ketua PWI Majalengka, Pai Supardi, menilai langkah Kapolri patut menjadi teladan bagi pejabat publik.
"Sikap Kapolri ini harus menjadi contoh. Ketika masyarakat dan media membutuhkan klarifikasi, beliau tetap menyempatkan waktu meski agenda padat," ujar Pai.
Menurutnya, kesediaan melayani doorstop di luar agenda resmi menunjukkan kepekaan dan keterbukaan terhadap kebutuhan informasi publik.
"Meski di tengah isu negatif karena ada oknum anggota yang melanggar aturan, Kapolri tetap hadir memberikan penjelasan. Ini implementasi nyata PRESISI," katanya.
PRESISI merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan yang menjadi arah kebijakan Polri. Dalam konteks Milad PUI di Majalengka, respons cepat Kapolri dinilai mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas di hadapan publik. ** (Agit)
















