- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
PWI Kota Tangerang Ingatkan Aparat Hormati Pers

Keterangan Gambar : Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi PWI Kota Tangerang, Marsudin Hasan
MEGAPOLITANPOS, Kota Tangerang-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang mengimbau jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan di lapangan untuk mengutamakan keselamatan dalam menyikapi dinamika aksi massa yang terjadi.
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi PWI Kota Tangerang, Marsudin Hasan, menekankan bahwa keselamatan wartawan menjadi prioritas utama dalam setiap peliputan, terlebih pada situasi yang rawan benturan.
Ia meminta jurnalis selalu menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi sekitar sebelum mengambil gambar atau melakukan wawancara.
Baca Lainnya :
- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
- Menkop Ferry Sebut LPDB Jadi Ujung Tombak Koperasi Indonesia Tumbuh Sehat dan Mandiri
- PWI Kota Tangerang Ingatkan Aparat Hormati Pers
- Tingkatkan Jiwa Wirausaha dan Peduli Lingkungan, Universitas Mercu Buana Gelar Pelatihan di SMK Bina Insan Mandiri Jakarta Barat
- Konferkorlub, Pengurus PWI Kota Tangerang Periode 2025-2028 Resmi Dilantik
“Rekan-rekan jurnalis saya harap tetap mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalitas, serta berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan,” ujar Marsudin, Selasa (2/9/2025).
Ia juga menegaskan agar jurnalis tidak terlibat dalam tindakan provokatif yang dapat memperkeruh suasana, baik melalui sikap langsung di lapangan maupun lewat unggahan di media sosial.
Menurutnya, netralitas dan independensi adalah kunci agar publik mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
“Bangun koordinasi dan solidaritas sesama jurnalis di lapangan agar tercipta iklim kerja yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Marsudin mengingatkan agar wartawan menggunakan atribut pers yang mencolok, seperti rompi, ID card, atau tanda pengenal resmi lainnya agar mudah diidentifikasi oleh aparat maupun masyarakat. Hal itu dinilainya penting untuk meminimalisir risiko salah sasaran saat berada di tengah kerumunan massa.
Selain kepada jurnalis, Marsudin juga menyampaikan himbauan kepada aparat keamanan. Ia berharap aparat dapat memberikan ruang aman bagi kerja-kerja jurnalistik, sekaligus mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya aksi massa.
“Kami juga meminta aparat untuk menghormati tugas jurnalis di lapangan. Pers bukan musuh, melainkan mitra demokrasi. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik, sehingga penting untuk tetap dilindungi agar bisa melaksanakan tugas dengan aman,” tegasnya.
Meski begitu, ia berharap Kota Tangerang tetap dalam keadaan kondusif serta tidak terjadi gejolak ataupun dinamika yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.(**)








.jpg)







