Breaking News
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
PPHN Menjadi Payung Ideologis Dan Konstitusional Dari 2025 -2045
Pokok Pokok Haluan Negara dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional

Keterangan Gambar : Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Badan Pengkajian MPR mendasarkan aspirasi masyarakat dan daerah telah menyelesaikan kajian substansi dan bentuk hukum PPHN (Pokok Pokok Haluan Negara), Selasa (16/08/22).
Katanya termasuk juga telah dilaporkan PPHN dalam Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD pada 25 Juli 2022.
Menurutnya hadirnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) tidak akan mengurangi sistem presidensial yang telah disepakati bersama.
Masih katanya adanya PPHN justru akan menjadi payung ideologis dan konstitusional.
"Untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045,"ujarnya.
Harapannya seluruh komponen bangsa sepekat kepada PPHN maka calon presiden dan calon wakil presiden, calon gubernur dan calon wakil gubernur hingga calon bupati atau wali kota tidak perlu menetapkan visi dan misinya masing-masing. "Maka seluruh calon memiliki visi dan misi yang sama," pungkasnya.(wahyu)



.jpg)













