- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
Polrestro Jaktim Dinilai Lamban, Orang Tua Korban Minta Keadilan

Keterangan Gambar : Ilustrasi Korban mencari keadilan atas kasusnya.
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta Timur - Orang tua korban pencabulan mendatangi Mako Polres Metro Jakarta Timur untuk mencari keadilan atas kasus pelecehan seksual yang dialami putrinya sejak bulan Januari 2023 lalu pada Senin (21/08/2023).
Orang tua korban sengaja datang ke Polres Metro Jakarta Timur untuk meminta aparat kepolisian agar segera menangkap predator anak yang masih berkeliaran itu.
“Saya menuntut agar polisi segera tangkap pelaku dan proses sesuai hukum yang berlaku. Sudah ada hasil visum,” kata orangtua korban berinisial EW saat dikonfirmasi VOI, Senin, 21 Agustus.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Dikutip dari laman VOI, Kasus Pencabulan Anak di Polres Jaktim Mangkrak, Pelaku Berkeliaran Bikin Korban Trauma Setiap Kali Bertemu.
Akibat pencabulan itu, korban masih mengalami trauma sampai saat ini. Pasalnya, pelaku masih sering bertatap muka dengan korban dan keluarganya.
“Miris, anak saya selaku korban masih terus mengingat kejadian itu. Saya yang lebih trauma, karena anak seumuran korban masih masa-masanya bermain. Jadi saya selalu ketakutan karena pelaku belum ditangkap,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah perempuan berinisial NB (6) menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pria paruh baya berinisial D di dalam rumah pelaku yang terletak di Jalan Dukuh III, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Ironisnya, pelaku pencabulan merupakan tetangga korban. Dalam aksinya, pelaku mencabuli korban dengan cara memasukan jari ke kemaluan korban dan menciuminya. Pelaku juga menyuruh korban untuk mencium kemaluannya, namun korban menolak. ** (Red)




.jpg)



.jpg)







