Breaking News
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Polres Blitar Kota Melakukan Penyelidikan Dugaan Pemalsuan Merk Sepatu Gradial

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar -Polres Blitar Kota saat ini terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan merk sepatu Gradial yang dibagikan kepada para siswa klas VII SMP Negeri di Kota Blitar. Kasatreskrim Polres Blitar Kota saat ini sudah memeriksa sejumlah kepala SMP Negeri di Kota Blitar terkait kasus itu. Hal ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Momon Suwito, Jumat (04/03/22). "Kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Kami sudah meminta keterangan terhadap sembilan kepala SMP Negeri di Kota Blitar terkait kasus itu," kata AKP Momon Suwito. Diberitakan sebelumnya penyelidikan kasus dugaan pemalsuan merk sepatu yang diberikan secara gratis kepada siswa SMP Negeri di Kota Blitar itu berdasarkan pengaduan dari Hartono Sutanto warga Surabaya. Hartono Sutanto merupakan pemilik sepatu merk Gradial yang pabriknya berada di Pasuruan. "Sekitar Bulan Januari 2022 kemarin, Kita menerima pengaduan atas nama Hartono Sutanto, tentang dugaan pemalsuan sepatu merek Gradial yang dibagikan kepada siswa SMP Negeri di Kota Blitar. Hartono Sutanto adalah pemilik merek sepatu Gradial di Surabaya dan perusahaannya ada di Pasuruan," ujar AKP Momon. Kasatreskrim juga mengatakan pengadaan sepatu untuk siswa dilakukan oleh masing-masing SMP Negeri di Kota Blitar sejumlah sembilan SMP Negeri di Kota Blitar yang melakukan pengadaan sepatu untuk siswa, dalam hal ini pihak sekolah menggunakan pihak ketiga sebagai penyedia barang untuk pengadaan sepatu. "Ada tiga CV selaku penyedia barang yang melakukan pengadaan sepatu siswa di sembilan SMP Negeri Kota Blitar. Kami juga sudah meminta keterangan kepada tiga CV penyedia barang itu," tandasnya Sesuai keterangan pelapor, lanjut Momon, pelapor merasa tidak pernah menjual barangnya untuk diberikan kepada siswa di sembilan SMP Negeri Kota Blitar. "Kami masih melakukan pendalaman asal-usul sepatu. Sepatu dibeli dari sebuah toko di Tulungagung. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," ujarnya. Menurut AKP Momon, jumlah sepatu yang dibagikan kepada para siswa SMP Negeri di Kota Blitar sebanyak 2.135 pasang dengan merk Gradial. Nilai sepatu dalam pengadaan itu Rp 150.000 per pasang. Sepatu sudah didistribusikan ke siswa pada akhir 2021. "Sepatu sudah didistribusikan. Kami masih melakukan pencarian barang bukti juga. Kalau menurut pelapor selaku pemilik merek itu bukan produknya," pungkasnya. (za/mp)


.jpg)






.jpg)






