- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- Ribuan Massa Kepung DPRD Majalengka, Desak Program MBG Jalan
- Si Luna Inovasi Program Digital Mudahkan Layanan Publik di Kelurahan Kamulan
Polisi Ungkap Misteri Koper Merah Maron Pelaku Mutilasi di Ngawi adalah Residivis

MEGAPOLITANPOS.COM, Jatim - Berkat kerja keras aparat kepolisian ahirnya membuahkan hasil, mengungkap target buron diduga pemalu pembunuhan keji dengan cara di mutilasi. Dalam jangka tiga hari memburu, polisi berhasil menangkap pelaku mutilasi yang menewaskan Uswatun Khasanah (29), wanita yang ditemukan dalam koper merah maron di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur.
Penangkapan diduga pelaku ini terungkap pada Sabtu (25/91/25) malam, tentunya hal tersebut mulai menguak misteri siapa pelaku dan apa motif pembunuhan, babak baru dalam pengungkapan kasus yang mengguncang publik.
Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Joshua Peter Krisnawan, dalam konferensi pers di Mapolres Ngawi menyampaikan " Pelaku, pria asal Tulungagung, diketahui memiliki rekam jejak kriminal sebagai penjual mobil bodong, seperti mobil kreditan dan gadai ilegal. “Identitas pelaku sudah kami pastikan. Saat ini, ia telah diamankan di Polda Jawa Timur,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pengendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah
Kerja sama antara Satreskrim Polres Ngawi, Ditreskrimum Polda Jatim, dan Satreskrim jajaran Polda Jatim disebut menjadi kunci keberhasilan penangkapan. “Ini hasil kerja keras tim. Kami tidak hanya memburu pelaku, tapi juga mencari potongan tubuh korban yang hilang,” tambahnya.
Kasus ini bermula pada Kamis (23/1/2025), saat jasad korban ditemukan dalam koper merah di pinggir jalan desa. Uswatun Khasanah, ibu dua anak asal Blitar yang bekerja di Tulungagung, ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Berdasarkan hasil otopsi, beberapa bagian tubuh korban—seperti kepala dan kaki—hilang, diduga dipotong secara sengaja.
“Kami mengidentifikasi korban melalui sidik jari dan alat rekognisi. Keluarga korban juga mengonfirmasi ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban,” jelas AKP Joshua.
Namun, misteri belum sepenuhnya terpecahkan. Kepala korban dan beberapa bagian tubuh lainnya hingga kini masih dalam pencarian. “Hasil tes DNA sedang kami tunggu untuk melengkapi pembuktian,” ujar Joshua.
Seiring dengan pengungkapan kasus, muncul sejumlah spekulasi di media sosial, termasuk rumor bahwa korban tengah hamil saat ditemukan. Kabar ini ditepis oleh AKP Joshua. “Korban tidak dalam keadaan hamil. Kami himbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi,” tegasnya.
Joshua juga meminta masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Setiap informasi yang salah bisa menghambat penyelidikan. Serahkan sepenuhnya kepada kami,” ujarnya.
Hingga saat ini polisi masih mendalami motif di balik kejahatan mutilasi . Rekam jejak pelaku sebagai penjual mobil bodong mengindikasikan kemungkinan konflik bisnis atau motif ekonomi. “Kami akan menggali lebih jauh motif ini. Yang jelas, pelaku akan dijerat pasal berlapis, termasuk pembunuhan berencana,” kata Joshua.
Pengungkapan kasus ini juga menjadi bukti komitmen Polri dalam menangani kejahatan berat secara profesional dan transparan. “Kami bekerja berbasis ilmiah, mengutamakan prosedur forensik dan akuntabilitas,” tambahnya.

Atas keberhasilan mengungkap pelaku mutilasi AKP Joshua menegaskan, fokus utama polisi saat ini adalah menyelesaikan kasus secara tuntas. “Kami tidak akan berhenti sampai seluruh bagian tubuh korban ditemukan dan motif pelaku terungkap sepenuhnya,” ujarnya.
Dalam penyelidikan ini, polisi memanfaatkan teknologi modern, termasuk analisis sidik jari dan rekognisi wajah. “Pendekatan berbasis ilmiah adalah kunci kami dalam mengungkap kasus ini,” kata Joshua.
Hingga berita ini diturunkan petugas terus melakukan penyidikan lebih intensif untuk dapat dikembangkan kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat.
Sementara itu, potongan kepala Uswatun Khasanah diketahui telah ditemukan di kawasan Jurug Bang Desa Slawe Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Jurug Bang merupakan kawasan air terjun yang berlokasi di tepi jalan utama Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Eko Widiantoro membenarkan penemuan oleh Tim Jatanras Polda Jatim.
“Ketemunya di wilayah Desa Slawe Kecamatan Watulimo, termasuk beberapa barang buktinya,” ujar Eko kepada wartawan Minggu (26/01/25).
Kabar lain petugas juga mensiyalir aksi pembunuhan dilakukan di salah satu hotel di Kediri hingga petugas pun melakukan olah TKP. ** (za/mp)
















