- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- DPRD Barito Utara Dorong Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan Jamaah Haji
- Pemkab Barito Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Masyarakat
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial
Polisi Lidik Pengendara Mobil Berplat Polri yang Aniaya dan Coba Ancam Sopir Taksi Online Pakai Pistol di Tol Tomang

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat memperlihatkan plat nomor kendaraan dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) yang asli dan yang palsu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengendara mobil berplat dinas Polri (Kode: Polda Metro Jaya) yang cekcok dan diduga melakukan penganiayaan serta mencoba mengancam pengemudi taksi online dengan pistol di sekitar area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat, dalam status penyelidikan.
"Pelaku dan pistol yang digunakan dalam lidik," kata Trunoyudo, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (5/5/2023).
Sebelumnya beredar viral video peristiwa seorang pengendara mobil berbadan gembul cekcok dengan pengemudi taksi online yang diketahui di area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat pada Kamis malam (4/5).
Baca Lainnya :
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Dalam rekaman video tampak pengendara berbadan gembul menggunakan t-shirt memaki-maki sopir serta melakukan pemukulan terhadap sopir (pengemudi) taksi online yang berada di dalam kemudi. Tak hanya itu, pria gembul juga terlihat menenteng sebuah senjata atau pistol yang diduga turut digunakan untuk pengancaman.
Rekaman video itu juga memperlihatkan kendaraan berplat dinas Polri nopol 10011-VII digunakan oleh pengendara yang melakukan pemukulan dan pengancaman terhadap sopir taksi online.
Tak berselang lama dikabarkan, sopir taksi online yang belakangan diketahui bernama Hendra itupun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.
Dari informasi didapat, surat laporan polisi terkait hal itu bernomor LP/B/2391/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Lebih lanjut Trunoyudo menuturkan bahwa rekaman video merupakan salah satu bukti yang disita atas peristiwa tersebut.
"Video yang beredar sejauh ini menjadi proses penyelidikan khususnya mengidentifikasi pelaku," ujar Trunoyudo.
"Jadi kita sama-sama menunggu hasil penyelidikan secara utuh dan lengkap. Nanti akan disampaikan," imbuhnya.
Selain itu, Trunoyudo juga menyebutkan, bahwa nomor plat dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) dari kendaraan yang digunakan oleh pengendara (terlapor) adalah palsu.
"Untuk tanda nomor kendaraan (TNKB) yang digunakan pada kendaraan terlapor, tidak sesuai peruntukan," terangnya.
"Di mana, TNKB yang digunakan terlapor, saat ini masih terdaftar pada kendaraan jenis Toyota Kijang tahun 2003, dinas milik Polda Metro Jaya dan masih terpasang sesuai peruntukannya," tandasnya.










.jpg)





