- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
Polisi Lidik Pengendara Mobil Berplat Polri yang Aniaya dan Coba Ancam Sopir Taksi Online Pakai Pistol di Tol Tomang

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat memperlihatkan plat nomor kendaraan dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) yang asli dan yang palsu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengendara mobil berplat dinas Polri (Kode: Polda Metro Jaya) yang cekcok dan diduga melakukan penganiayaan serta mencoba mengancam pengemudi taksi online dengan pistol di sekitar area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat, dalam status penyelidikan.
"Pelaku dan pistol yang digunakan dalam lidik," kata Trunoyudo, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (5/5/2023).
Sebelumnya beredar viral video peristiwa seorang pengendara mobil berbadan gembul cekcok dengan pengemudi taksi online yang diketahui di area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat pada Kamis malam (4/5).
Baca Lainnya :
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Dalam rekaman video tampak pengendara berbadan gembul menggunakan t-shirt memaki-maki sopir serta melakukan pemukulan terhadap sopir (pengemudi) taksi online yang berada di dalam kemudi. Tak hanya itu, pria gembul juga terlihat menenteng sebuah senjata atau pistol yang diduga turut digunakan untuk pengancaman.
Rekaman video itu juga memperlihatkan kendaraan berplat dinas Polri nopol 10011-VII digunakan oleh pengendara yang melakukan pemukulan dan pengancaman terhadap sopir taksi online.
Tak berselang lama dikabarkan, sopir taksi online yang belakangan diketahui bernama Hendra itupun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.
Dari informasi didapat, surat laporan polisi terkait hal itu bernomor LP/B/2391/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Lebih lanjut Trunoyudo menuturkan bahwa rekaman video merupakan salah satu bukti yang disita atas peristiwa tersebut.
"Video yang beredar sejauh ini menjadi proses penyelidikan khususnya mengidentifikasi pelaku," ujar Trunoyudo.
"Jadi kita sama-sama menunggu hasil penyelidikan secara utuh dan lengkap. Nanti akan disampaikan," imbuhnya.
Selain itu, Trunoyudo juga menyebutkan, bahwa nomor plat dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) dari kendaraan yang digunakan oleh pengendara (terlapor) adalah palsu.
"Untuk tanda nomor kendaraan (TNKB) yang digunakan pada kendaraan terlapor, tidak sesuai peruntukan," terangnya.
"Di mana, TNKB yang digunakan terlapor, saat ini masih terdaftar pada kendaraan jenis Toyota Kijang tahun 2003, dinas milik Polda Metro Jaya dan masih terpasang sesuai peruntukannya," tandasnya.








.jpg)

.jpg)






