- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
Polisi Dalami Keterkaitan Jaringan Narkoba Murtala Ilyas dengan Freddy Pratama

Keterangan Gambar : Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, pihaknya masih mendalami keterkaitan jaringan narkoba Murtala Ilyas dengan Fredy Pratama.
“Antara Fredy Pratama dengan Murtala Ilyas masih kita dalami untuk kaitannya. Tapi yang perlu kita garisbawahi bahwa sekarang barang ini dari golden triangle, tidak ada yang dari timur tengah,” kata Mukti kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu sore (13/3/2024).
Mukti menjelaskan, modus operandi keduanya sangatlah sama yaitu menyelundupkan sabu dengan kemasan teh Cina.
Baca Lainnya :
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
“Bahwa modus yang sama, (kemasan) teh cina. Saya mendalami ini antara Murtala Ilyas di Jakarta Barat dengan jaringan Fredy Pratama,” beber Mukti.
Dari hasil penyelidikan, lanjut Mukti, belum ada keterlibatan anggota polisi dalam jaringan bandar Murtala Ilyas.
“Yang berikutnya, Alhamdulillah sampai sekarang belum ada indikasi anggota polisi yang terlibat, hanya dari lampung saja. Tapi siapapun yang terlibat pasti akan ditindak tegas, seperti yang kita lakukan terhadap seorang polisi di Polda Lampung,” tegas Mukti.(*/Anton)







.jpg)


.jpg)




