- Safari Jumat di Montallat, Shalahuddin Tinjau Infrastruktur dan Salurkan Bantuan Pendidikan
- Pastikan Wilayah Aman, Babinsa Dan Komduk Aktif Laksanakan Patroli Malam.
- PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan.
- Pastikan Infrastruktur Berkualitas, Bupati Shalahuddin Turun Langsung Tinjau Jalan Panglima Batur
- Program Asri DPC Gerindra Kabupaten Blitar Gelar Bersih Pantai Tambakrejo.
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Pastikan Pengeboran Sarana Air Bersih Berfungsi dengan Baik.
- Proses Pembangunan Program RTLH dalam TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa.
- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
Polisi Dalami Keterkaitan Jaringan Narkoba Murtala Ilyas dengan Freddy Pratama

Keterangan Gambar : Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, pihaknya masih mendalami keterkaitan jaringan narkoba Murtala Ilyas dengan Fredy Pratama.
“Antara Fredy Pratama dengan Murtala Ilyas masih kita dalami untuk kaitannya. Tapi yang perlu kita garisbawahi bahwa sekarang barang ini dari golden triangle, tidak ada yang dari timur tengah,” kata Mukti kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu sore (13/3/2024).
Mukti menjelaskan, modus operandi keduanya sangatlah sama yaitu menyelundupkan sabu dengan kemasan teh Cina.
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan Lebih Banyak Rumah Sakit dan Pilihan Wisata Medis Unggulan
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
“Bahwa modus yang sama, (kemasan) teh cina. Saya mendalami ini antara Murtala Ilyas di Jakarta Barat dengan jaringan Fredy Pratama,” beber Mukti.
Dari hasil penyelidikan, lanjut Mukti, belum ada keterlibatan anggota polisi dalam jaringan bandar Murtala Ilyas.
“Yang berikutnya, Alhamdulillah sampai sekarang belum ada indikasi anggota polisi yang terlibat, hanya dari lampung saja. Tapi siapapun yang terlibat pasti akan ditindak tegas, seperti yang kita lakukan terhadap seorang polisi di Polda Lampung,” tegas Mukti.(*/Anton)









.jpg)






