- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
PERTUMBUHAN MOBILE BROADBAND DI INDONESIA

Megapolitanpos.com: Setelah
seminar yang diselenggarakan beberapa waktu lalu oleh GSMA, bekerja sama
dengan Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) serta didukung
oleh Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) yang berfokus pada
kebutuhan alokasi spektrum mobile broadband (internet pita lebar), PT
Indosat mengumumkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Ericsson
untuk menginstal jaringan HSPA+ 42 Mbps – yang merupakan jaringan mobile
broadband tercepat di Asia.
Mengomentari hal tersebut, Tom Phillips, Chief Regulatory Affairs Officer GSMA mengatakan:
“Indonesia
memiliki potensi sangat besar untuk menjadi pasar telekomunikasi mobile
dengan pertumbuhan yang paling pesat dan maju. Keputusan PT Indosat
sebagai operator terdepan untuk bekerja sama dengan Ericsson dalam
menerapkan jaringan HSPA+ yang berkecepatan hingga 42 Mbps adalah
langkah besar sehubungan dengan hal itu.
“Menciptakan jaringan
mobile broadband tercepat di Asia dan membuka jalan untuk teknologi LTE
memperlihatkan pengakuan dari operator lokal akan pentingnya penerapan
teknologi yang telah mendunia, dan pentingnya untuk menjadi yang
terdepan di industri ini - sekarang dan di masa depan.
“Seminar
yang diselenggarkan di Jakarta pada 28 April lalu oleh GSMA, bekerja
sama dengan ATSI dan Depkominfo, merupakan langkah sukses dalam
mengusung pentingnya mobile broadband sebagai alat yang dapat mendorong
kemajuan sektor sosial dan ekonomi di Indonesia.
“Komitmen PT
Indosat ini akan menjadi model dan trend setter di Indonesia. Kami
berharap pemerintah Indonesia dapat melihat manfaat jaringan mobile
broadband termodern ini dan mengambil keputusan terbaik dalam
mengalokasikan spektrum mobile untuk teknologi yang telah terbukti dapat
memberikan manfaat jangka panjang yang positif bagi negara











1.jpg)





