- Tekan Blank Spot Internet, Diskominfosandi Barito Utara Perluas Program LINDA BATARA
- Wabup FelixTekankan Arah Pembangunan Daerah Pada Musrenbang Gunung Purei
- Dari Musrenbang Teweh Timur, Komitmen PKK Menguatkan Peran Keluarga
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Dan Komduk Patroli Malam, Warga Merasa Nyaman
- Ada Permainan Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Jelang HBKN? Laporkan ke Hotline Satgas Saber
- Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal
- Sosialisasikan Permen ATR/Kepala BPN 1/2026, Sekjen: Terapkan secara Terstruktur dan Menyeluruh
- Dari Rotan hingga Kuliner, TP PKK Barito Utara Dorong Produktivitas Warga Teweh Timur
- Jembatan Penghubung Warga di Majalengka Nyaris Putus, Warga Desa Mirat Bergerak Swadaya di Tengah Minim Bantuan
- PRSI dan Fakultas Teknik Unsada Matangkan Kerja Sama Program Robotika untuk Negeri
Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu

Keterangan Gambar : Para petani tebu di Kabupaten Majalengka.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus memperkuat langkah percepatan swasembada gula nasional melalui pelaksanaan Tanam Bersama Bongkar Ratoon Tebu di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis peningkatan produksi dan produktivitas tebu tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung Program Bongkar Ratoon Tebu yang digulirkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya percepatan swasembada gula nasional. Dukungan tersebut semakin diperkuat dengan keberadaan Pabrik Gula (PG) Jatitujuh sebagai penopang utama industri gula di wilayah Majalengka.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, pada 9 Januari 2026 telah dilaksanakan Rapat Sinkronisasi Data Salur Benih Bongkar Ratoon Tebu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025, bertempat di Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD
- Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka Dorong Usulan Musrenbang Dawuan Tepat Sasaran
- 600 Warga Majalengka Nikmati Operasi Katarak Gratis Program BENGRAS
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa penyerahan benih dari penyedia kepada penerima bantuan dilengkapi dengan peta polygon dan dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang. Selain itu, PPK dan penyedia menandatangani Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan. berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan.
Berdasarkan hasil sinkronisasi data, hingga 9 Januari 2026, realisasi penyaluran benih bongkar ratoon tebu di Kabupaten Majalengka telah mencapai 417 hektare dari target 1.000 hektare, sedangkan di Kabupaten Indramayu terealisasi 170 hektare dari target 1.000 hektare.
Untuk memenuhi kekurangan penyaluran benih tersebut, penyedia benih PT Nadi Mitra Sejahtera telah menyanggupi untuk segera mendistribusikan sisa benih bongkar ratoon, masing-masing seluas 583 hektare untuk Kabupaten Majalengka dan 830 hektare untuk Kabupaten Indramayu, yang ditargetkan rampung paling lambat minggu keempat Januari 2026.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP3K) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman, menegaskan bahwa Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu dan mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional. Pemerintah Kabupaten Majalengka siap mendukung penuh pelaksanaan program ini, baik dari sisi pendampingan petani, kesiapan lahan, maupun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan PG Jatitujuh menjadi keunggulan tersendiri bagi Kabupaten Majalengka dalam pengembangan komoditas tebu. Lahan tebu di wilayah Majalengka sekitar 3000 hektar yang berada di Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung dan Sumberjaya.
“Dengan adanya Pabrik Gula Jatitujuh, Majalengka memiliki posisi strategis dalam pengembangan tebu. Kami optimistis program ini mampu meningkatkan hasil panen, kualitas tebu, serta kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat peran Majalengka sebagai daerah penyangga produksi gula di Jawa Barat,” tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyedia benih, pabrik gula, serta para petani, Program Bongkar Ratoon Tebu diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target swasembada gula nasional.
Salah seorang petani tebu di Kabupaten Majalengka, Herman, menyambut baik pelaksanaan Program Bongkar Ratoon Tebu yang digulirkan Kementerian Pertanian.
“Program bongkar ratoon ini sangat membantu kami para petani. Dengan benih baru dan pendampingan dari pemerintah, kami berharap produktivitas tebu bisa meningkat dan hasil panen menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga berharap penyaluran benih dapat dilakukan tepat waktu agar proses tanam tidak terganggu.
“Kami berharap distribusi benih dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masa tanam tidak tertunda. Dengan dukungan pemerintah daerah dan adanya PG Jatitujuh, kami optimistis usaha tani tebu ke depan semakin menjanjikan,” tambahnya. ** (Agit)

















