Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Penderita Kanker Payudara di Pakuhaji Terima Bantuan Kursi Roda

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Sahabat Kehidupan Dan Yayasan SAYAP (Sayangi Anak Yatim Piatu) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan berupa sembako dan kursi roda baru, untuk Meringankan aktifitas seorang Ibu rumah tangga yang menderita kanker payudara selama 2 tahun. Hartati usia 43 tahun, Alamat RT.001/RW.001 Kp Kramat Jarak Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Selama melakukan pengobatan di RSUD Kabupaten Tangerang, keluarga mengharapkan tindakan yang lebih cepat dalam penangananya. Gusti dari sahabat kehidupan mengatakan saat pandemi ini, ada masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Apalagi Sangat butuh biaya operasional Untuk Kontrol Ke Rumah Sakit. "Ini kan kasihan suaminya juga sudah tidak bekerja,” Ujarnya. Lida Melani (58) mewakili Yayasan SAYAP ( Sayangi Anak Yatim Piatu ) menyampaikan donasi sebuah kusrsi roda untuk memudahkan aktivitas Hartati. Dalam kesempatan Lida juga memberikan motivasi untuk menguatkan pasien dan memimpin doa bersama untuk kesembuhannya. "Harapan kita semua adalah, ketika banyak hati orang baik yg tergerak untuk peduli dan terpanggil untuk berbagi dengan rasa kasih, maka jalan untuk kesembuhan bagi ibu Hartati lebih terbuka. Terlebih jika Dinas kesehatan dan Dinas Sosial juga terpanggil untuk turut membantu proses kesembuhan beliau," tutupnya.(*/Red/MP)


.jpg)














