Breaking News
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
Pemkot Jakbar Responsif Tangani Covid-19

MEGAPOLITAN POS.COM: JAKARTA - Penanganan Covid-19 di Jakarta Barat sangat responsif. Tak hanya kepada warga yang terpapar, namun upaya mencegah dilakukan secara menyeluruh. Hal itu diungkapkan Walikota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko. Ia mengklaim pihaknya tak main main dalam menangani Covid-19. Penyelesaian hingga pencegahan dilakukan hampir dilakukan di seluruh wilayah di delapan kecamatan dan 56 kelurahan. “Kunci kolaborasi, kami melakukan penanganan cepat dengan beberapa instansi lain, seperti Polisi dan Warga,” kata Yani, Selasa (11/1/2021). Yani lantas mencontohkan seperti yang terjadi di Kalideres dan Krukut. Ia menjelaskan kurang dari 24 jam setelah mendapatkan informasi adanya masyarakat yang terpapar pihaknya langsung bergerak melakukan tracing ke sejumlah orang terdekat dengan mengerahkan puskesmas setempat. Alhasil, informasi valid warga yang terpapar kian cepat tertangani dan langsung dibawa ke Rumah Sakit darurat wisma atlet. “Setelah memastikan kebenaran, kami tracing kami kirimkan mereka yang positif untuk isolasi,” kata Yani. Selain itu, kepada beberapa warga yang lingkungannya terpapar pihaknya juga langsung melakukan mikro lockdown dengan menutup akses masuk bagi siapapun. Kawasan dijaga intensif dengan perbantuan Kepolisian dan TNI yang berjaga di depan areal masuk. Tak cukup disitu, Yani menambahkan untuk membantu kebutuhan suplai makan dirinya juga mengirimkan sembako kepada warga yang melakukan mikro lockdown. Dengan demikian mereka yang lockdown tidak perlu ketakutan akan kekurangan makan. “Saya juga meminta lurah agar mengawasi dan mendengarkan serta melengkapi kebutuhan warga disana,” tuturnya. Dilain sisi, melalui Satpol PP dan beberapa unsur lainnya pihaknya juga mengawasi pencegahan penyebaran Covid-19. Monitoring seharian dilakukan dengan melakukan patroli dibeberapa lokasi yang dianggap berpotensi melakukan penyebaran. “Mereka bertugas mencegah penyebaran tanpa harus mematikan ekonomi masyarakat,” katanya. Sementara terhadap perawatan warga yang terpapar, monitoring harian juga dilakukan Walikota melalui Sudinkes dengan mengecek sejumlah rumah sakit yang menjadi lokasi perawatan pasien Covid-19. Oksigen, obat obatan, hingga tenaga medis dipantau setiap harinya. Meski demikian, upaya itu semua tidak akan sukses bila tak dilakukan dalam diri sendiri, karenanya ia pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga prokes serta melaporkan bila ada anggota keluarga, tetangganya, atau temannya yang terindikasi Covid-19. “Dan tidak perlu takut, karena kami siap membantu,” tutupnya. (yan yusuf)

















