- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk, FPPJ Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga DKI Jakarta

Keterangan Gambar : Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta – Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan audit menyeluruh terhadap Dinas Bina Marga menyusul insiden Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, yang mengalami kerusakan parah setelah tertabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7). Insiden tersebut mengakibatkan gangguan lalu lintas yang meluas dan menghambat sejumlah layanan transportasi umum.
Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah, mengatakan bahwa audit diperlukan untuk memastikan kondisi infrastruktur JPO di Jakarta, termasuk aspek perencanaan, pengawasan, pemeliharaan, serta sistem mitigasi terhadap potensi kecelakaan kendaraan bermuatan tinggi.
"Peristiwa ini tidak boleh dipandang hanya sebagai kecelakaan lalu lintas. Pemerintah perlu melakukan audit secara menyeluruh terhadap kondisi JPO di Jakarta agar diketahui apakah seluruh infrastruktur telah memenuhi standar keselamatan dan memiliki sistem perlindungan yang memadai," ujar Endriansyah.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
FPPJ menilai hasil audit nantinya harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, evaluasi juga perlu mencakup efektivitas rambu pembatas tinggi kendaraan, pengawasan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL), serta kesiapan infrastruktur dalam meminimalkan risiko kejadian serupa.
Menurut FPPJ, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, audit tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap aset publik dikelola dengan standar keamanan yang baik dan mampu melindungi pengguna jalan.
FPPJ berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan evaluasi lintas sektor bersama Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum agar hasil investigasi dapat menjadi dasar pembenahan sistem pengelolaan infrastruktur jalan dan JPO di ibu kota.
"Jangan sampai kejadian ini terulang di lokasi lain. Audit yang objektif dan menyeluruh akan menjadi langkah penting untuk memperkuat keselamatan infrastruktur publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah," tutup Endriansyah.




.jpg)












