- Fraksi Karya Indonesia Raya Tekankan Transparansi dan Manfaat APBD Perubahan 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Infrastruktur Strategis, Tekankan Pengawasan Pembangunan
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Hadapi Puncak Karhutla 2026
- Debu Vulkanik Mengintai, Bupati Eman Langsung Siagakan Majalengka
- Ditlantas Polda Metro Jaya Bagikan 20.000 Lembar Masker ke Ojol, Waspada Sebaran Abu Vulkanik
- Diduga Kawatir Didemo Pengurus KONI, Wali Kota Blitar Menyelinap Kabur
- Kado 19 Penghargaan, Pada Harlah ke 104 PSHT Cabang Kota Blitar
- Indonesia Bawa Strategi Penguatan UMKM ke Forum APEC di Guangzhou
- Tekan Dampak Sebaran Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca
- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
PDI-P Dorong Pariwisata Lokal Diperkuat dengan Infrastruktur dan SDM

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara menyoroti masih lesunya aktivitas perekonomian masyarakat serta sejumlah persoalan yang menghambat pengembangan sektor pariwisata lokal.
Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Naruk Saritani, saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Jumat (04/09/2026).
Baca Lainnya :
- Fraksi Karya Indonesia Raya Tekankan Transparansi dan Manfaat APBD Perubahan 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Infrastruktur Strategis, Tekankan Pengawasan Pembangunan
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Hadapi Puncak Karhutla 2026
- Debu Vulkanik Mengintai, Bupati Eman Langsung Siagakan Majalengka
- Ditlantas Polda Metro Jaya Bagikan 20.000 Lembar Masker ke Ojol, Waspada Sebaran Abu Vulkanik
Fraksi menilai pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan pelaku usaha dan kewirausahaan di sektor pariwisata.
Sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian antara lain minimnya pelatihan bagi pelaku kewirausahaan pariwisata, infrastruktur menuju kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, hingga kualitas pelayanan pariwisata.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai penting agar sektor pariwisata mampu memiliki daya saing.
“Teknologi digital dengan SDM yang punya daya saing, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan budaya sosial dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Naruk.
Fraksi PDI Perjuangan berharap pengembangan pariwisata tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan, budaya dan keterlibatan masyarakat lokal.
Dengan pendekatan tersebut, sektor pariwisata diharapkan dapat berkembang secara inklusif dan berkelanjutan.
(A)





.jpg)










