- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
Fraksi PKB Minta Perubahan APBD 2026 Perkuat Penanganan Karhutla

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi salah satu perhatian Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Barito Utara dalam pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB, Suhendra, saat membacakan pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Barito Utara, Jumat (04/09/2026).
Baca Lainnya :
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
Fraksi PKB menilai perubahan anggaran harus mampu merespons dinamika dan kebutuhan masyarakat, termasuk menghadapi kondisi iklim yang dapat meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.
Karena itu, dukungan anggaran terhadap penanganan Karhutla serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi iklim dinilai perlu menjadi bagian dari prioritas dalam perubahan APBD.
“Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa mengharap perubahan anggaran bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Prioritas meliputi penanganan Karhutla, pendidikan minimal 20 persen, kesehatan, pelayanan publik, dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi iklim,” kata Suhendra.
Fraksi PKB juga menekankan agar setiap kebijakan anggaran dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel.
Menurut fraksi tersebut, APBD tidak hanya harus dilihat sebagai dokumen keuangan daerah, tetapi juga sebagai instrumen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Selain penanganan Karhutla, perhatian juga diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan. Alokasi pendidikan minimal 20 persen menjadi salah satu hal yang diharapkan tetap dipenuhi dalam perubahan anggaran.
Setelah mencermati pidato pengantar Bupati Barito Utara terkait Raperda Perubahan APBD 2026, Fraksi PKB menyatakan siap melanjutkan pembahasan bersama pemerintah daerah melalui rapat gabungan komisi.
Fraksi PKB berharap seluruh proses pembahasan dapat menghasilkan anggaran yang lebih responsif terhadap tantangan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.
(A)

.jpg)













